Empat Desa Peduli Stunting di Kabupaten Kupang Mendapat Penghargaan

oleh -348 views
Para kepala desa yang menerima penghargaan dari Bupati Kupang Korinus Masneno.

KUPANG, suluhdesa.com – Empat desa di Kabupaten Kupang mendapat penghargaan sebagai desa peduli terhadap masalah stunting. Penghargaan diberikan saat berlangsungnya kegiatan sosialisasi desiminasi riset pola konsumsi remaja di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Rabu (12/12/2019) di Hotel Neo Aston.

Empat desa tersebut adalah Desa Obeng, Desa Mata Air, Desa Oelnasi, dan Desa Oesina.

Terpilihnya empat desa tersebut sebagai desa peduli stunting karena peran serta dan kepedulian kepala desa bersama warga masyarakat dalam pencegahan dan penanganan stunting di desa masing – masing dan terpilihnya empat desa tersebut melalui beberapa kategori yang telah ditetapkan Bengkel APPek dan SNV.

Baca Juga:  Kepala Desa Numponi Gunakan Dana Desa 320 Juta Di Bidang Kesehatan

Penyerahan penghargaan kepada empat desa itu dilakukan oleh Bupati Kupang Korinus Masneno.

“Penghargaan ini merupakan motivasi bagi kepala desa yang lain untuk terus meningkatkan desanya dengan berbagai program yang membantu masyarakat, semua harus bersama-sama untuk NTT bangkit dan sejahtera,” jelasnya.

Nusa Tenggara Timur merupakan urutan tingkat stunting paling tinggi di Indonesia. Stunting atau pendek merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak berusia dibawah lima tahun (balita) yang diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis dan infeksi terulang yang terjadi terutama pada periode 1000 hari pertama kelahiran.

Menyikapai persoalan tersebut, Bengkel APPek bekerjasama dengan SNV telah melakukan sebuah penelitian dengan maksud menjelaskan situasi kesehatan dan pola konsumsi pangan dan gizi remaja dari aspek – aspek pola konsumsi remaja, kondisi kesehatan remaja, konteks sosial, ekonomi, yang berpengaruh terhadap pola konsumsi remaja serta bagaimana kebijakan publik yang dilakukan oleh Pemda terkait dengan gizi remaja di Kabupaten Kupang.

Baca Juga:  UPKM/CD Bethesda Yakkum Areal Malaka Laksanakan Bimtek

Pimpinan Bengkel APPek, Vinsensius Bureni dalam sambutannya mengatakan, tujuan dilakukan sosialisasi diseminasi hasil riset pola konsumsi remaja dan penghargaan bagi desa peduli stunting di Kabupaten Kupang adalah untuk membangun komitmen bersama dari berbagai stakeholder dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Kupang berbasis data.

Hadir pada kesempatan tersebut para kepala sekolah, siswa SMA, GMNI, PMKRI, instansi pemerintah, para kepala desa dan undangan lainnya. (vrg/vrg)