Heboh, Dua Remaja di Jawa Timur Mengendarai Motor Sambil Mandi

oleh -257 views
Aksi nekat dan konyol dilakukan dua remaja di Kota Pasuruan. Keduanya mengendarai motor sambil mandi. (foto ini adalah screenshot dari video yang beredar di Jawa Timur dan viral di medsos)

PASURUAN, suluhdesa.com – Dua remaja di Kota Pasuruan, Jawa Timur menghebohkan jagat maya lantaran mengendarai motor sambil mandi. Banyak warga yang menyayangkan aksi berbahaya itu.

Tampak dua remaja berboncengan tengah menggeber motor di Jalan Pahlawan, Kota Pasuruan. Keduanya bertelanjang dada sambil membawa sebuah ember berisi air dan gayung.

Aksi konyol tersebut, diduga direkam oleh teman mereka sendiri yang juga mengendarai motor yang lain. Video rekaman yang berdurasi 27 detik kemudian disebar ke media sosial dan menjadi viral. Tampak dalam video, motor melaju kencang dan remaja yang dibonceng mengambil air dari wadah dan menyiram ke sekujur tubuhnya. Ia juga menyiram tubuh pengendara yang membawa motor.

Baca Juga:  Cegah Covid-19, Babinsa Alas Nyiur Rutin Patroli

Aksi mereka menyiram tubuh dengan air dilakukan berkali-kali. Dari rambut mereka muncul busa. Diduga sebelum beraksi, mereka sudah melumuri rambut mereka dengan shampo. Dalam video itu kelihatan jalanan sangat ramai saat aksi itu dilakukan. Dalam video yang beredar, tertulis caption Pasuruan Gak Udan-udan, Yo Udan-udan Dewe (Pasuruan nggak hujan-hujan, ya hujan-hujanan sendiri).

Baca Juga:  Hanya Paramedis dan Pemerintah yang Berhak Bicara Tentang Virus Corona

Dari rangkaian aksi dan caption yang tertulis, seolah mereka sedang melakukan ritual minta hujan. Video tersebut memancing ribuan komentar netizen. Ada yang menganggap bahwa tindakan kedua remaja itu konyol, ada yang menyayangkan aksi nekat keduanya, namun banyak juga netizen yang mengecam.

“Sudah menyebar dan dibagikan ribuan kali video itu di grup-grup WhatsApp dan Facebook”, kata Khoirul Anam, salah seorang warga yang mendapat video dari grup WhatsApp kepada Media SULUHDESA.COM pada Jumat (13/12/2019).

Baca Juga:  Ini Dia, Terapi Lawan COVID-19 yang Dilakukan Babinsa Koramil 0820/14 Besuk

“Kok nggak takut. Kan bahaya, jalannya ramai”, ujar Riris, warga lainnya.

Di Kota Pasuruan, selama pertengahan bulan November hingga awal Desember ini belum turun hujan meski beberapa kali awan tebal bergelayut. Hujan sempat terjadi di awal November namun sebentar dan tak merata. Setelah itu tak pernah turun hujan. Cuaca kota menjadi panas, dan sampai saat ini hujan belum turun. (Sum/Tim)