Gubernur NTT Kunjungi Lokasi Persemaian Fatukoa

oleh -338 views
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), pada Rabu (11/12/2019), mengunjungi Lokasi Persemaian Permanen milik Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung (BPDASHL) Benain Noelmina di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

KUPANG, suluhdesa.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), pada Rabu (11/12/2019), mengunjungi Lokasi Persemaian Permanen milik Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung (BPDASHL) Benain Noelmina di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

“Ini sebuah langkah luar biasa yang diambil oleh tim dari BPDASHL Benain Noelmina, dalam upaya merawat serta menjaga kelestarian hutan di NTT, yang belakangan ini tidak terawat dengan baik. Oleh karena itu sebagai Gubernur saya memberikan apresiasi luar biasa kepada seluruh karyawan yang telah bekerja dengan sungguh – sungguh dalam menyediakan bibit – bibit yang akan ditanam di berbagai lokasi di NTT,” ungkap Gubernur Viktor.

Pada kesempatan yang sama, orang nomor satu di Provinsi NTT ini meminta kepada pihak pengelola agar memperhatikan secara baik sistem pengairan dan pemupukan di tempat ini.
Hindari pemakaian pupuk kimia, semua bibit yang ada harus menggunakan pupuk organik, airnya juga harus bebas dari kontaminan.

Baca Juga:  Kupang, Bajawa, Ruteng, dan Waikabubak Merupakan Kota Terkotor di NTT

“Saya juga minta agar pihak BPDASHL serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan bisa bersinergi dengan dinas terkait, seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sehingga kedepan selain hutannya bisa terawat dengan baik, ekonomi masyarakat juga dapat berkembang lewat usaha taninya. Hindari pola kerja lama yang sistem kerjanya sendiri – sendiri,” sambung VBL.

Baca Juga:  Gubernur: Disiplin Kunci Membangun NTT

Mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem ini juga meminta agar pihak BPDASHL bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat cara menanam dan merawat bibit ini, sehingga seluruh bibit yang ditanam nantinya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ferdy J. Kapitan, menjelaskan bahwa khusus bibit kelor yang ada, selama ini masih cenderung melayani permintaan masyarakat secara perorangan atau pun kelompok, sehingga masih bersifat sporadis.

“Dalam menghadapi musim hujan ini kami telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan untuk melakukan penanaman di Oesao, Kecamatan Kupang Timur pada area seluas 10 hektar, selain itu kami juga akan membangun kerjasama dengan pihak swasta untuk melakukan penanaman pada lokasi yg terkonsentrasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Herman Man; Pesparani Menjadi Ajang Promosi Kota Kupang

Pina Ekalipta, S.Hut, MP selaku Kepala BPDASHL Benain Noelmina, menjelaskan bahwa saat ini ada 15 jenis bibit yang disemaikan, dan seluruhnya adalah bibit berkualitas yang nantinya akan ditanam di beberapa kawasan di NTT.

Saat ini di Nusa Tenggara Timur, BPDASHL Benain Noelmina memiliki 4 Persemaian Permanen yang masing – masing berlokasi di Kota Kupang, Kabupaten Ngada, Kabupaten Lembata serta Kabupaten Sumba Tengah, bibit bibit ini dipersiapkan untuk melayani permintaan masyarakat secara gratis. (Biro Humas dan Protokol NTT/red.)