Sambut HUT Ke 59, PT. Jasa Raharja Cabang NTT Gelar Aksi Donor Darah

oleh -488 views
Dalam rangka Hari Ulang Tahunnya yang ke-59, PT. Jasa Raharja Cabang Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan beberapa kegiatan seperti; pembuatan SIM gratis dan aksi Donor Darah serta program Zero to Hero dan pembagian Seragam Angkutan Teladan.

KUPANG, suluhdesa.com – Dalam rangka Hari Ulang Tahunnya yang ke-59, PT. Jasa Raharja Cabang Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan beberapa kegiatan seperti; pembuatan SIM gratis dan aksi Donor Darah serta program Zero to Hero dan pembagian Seragam Angkutan Teladan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menggandeng beberapa stakeholders yakni Kepolisian (SAMSAT), Dinas Perhubungan, PMI, Pelajar, Komunitas Media/pers, Pemda Kabupaten/Kota dan masyarakat umum.

Demikian penyampaian Kepala PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang NTT, Pahlevi Bernawi Syarif, SE, RSA, CRP, ORMP di ruang kerjanya disela aksi donor darah yang berlangsung pada Senin (9/12/2019) di Kantor PT. Jasa Raharja (Persero) Provinsi NTT, Jl W.J. Lalamentik, No. 72 A, Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Pahlevi memaparkan latar belakang aksi Donor Darah oleh PT Jasa Raharja Provinsi NTT tersebut antara lain memfasilitasi dan mengajak masyarakat umum untuk memiliki jiwa kesetiakawanan sosial dan dalam rangka Ulang Tahun Jasaraharja ke-59. Donor darah itu merupakan agenda rutin setiap tahun sebagai bagian dari salah satu aksi sosial dari PT. Jasa Raharja.

Tahun ini khususnya hari ini, lanjut Pahlevi, Jasa Raharja serentak 34 Provinsi se Indonesia melakukan aksi donor darah. Kegiatan ini melibatkan masyarakat umum dan instansi terkait. Terutama komunitas-komunitas masyarakat, seperti komunitas media karena komunitas yang paling kita ingat pertama adalah komunitas media. Selain itu ada komunitas otomotif dan mitra kerja terkait seperti Dinas Perhubungan dan Kepolisian (SAMSAT) dan masyarakat umum.

Baca Juga:  Satgas Pamtas RI-RDTL Donorkan Darah Kepada Anak Penderita Anemia Di Perbatasan

“Terkait aksi donor darah hari ini, Jasa Raharja Cabang NTT menargetkan 100 kantong darah. Tetapi seandainya jika ada lebih, maka PMI akan menyiapkan tambahan kantong darah.” Tandas Pahlevi.

Lebih lanjut Kepala PT Jasa Raharja NTT itu juga menjelaskan terkait santunan yang diberikan oleh Jasaraharja, bahwa jumlah santunan yang diberikan Jasara Raharja tahun 2019 lebih besar dari penerimaan ril Jasaraharja.

Jasa Raharja menghimpun dana dari masyarakat umum yang sah yakni tiket. Tiket sudah termasuk didalamnya asuransi jiwa. Jumlah penerimaan yang dihimpun dari tiket sangat kecil. Selain itu ada penerimaan dari kantor SAMSAT setiap tahun, khusus hanya untuk santunan kecelakaan lalu lintas jalan.

Walau penerimaannya kecil, tetapi karena Jasa Raharja adalah perusahaan asuransi sosial yang sifatnya subsidi silang [BUMN], maka cabang-cabang yang penerimaannya minus, diback up oleh cabang-cabang yang lain.

Baca Juga:  Wabah Corona, Prajurit Kodim 0820/Probolinggo Gelar Donor Darah

“Cabang yang minus disupport oleh cabang PT Jasa Raharja di Daerah lain. Jikalau tidak, kita pasti sudah tutup.” Papar Pahlevi.

Sampai November 2019 ini, lanjut Pahlevi, besar santunan yang dikeluarkan untuk penerima santunan asuransi Jasa Raharja sebesar Rp 26 miliar lebih. Ini berbanding dengan rata-rata jumlah orang yang meninggal per tahun di NTT yakni ± 300 orang.

Selain kegiatan aksi Donor Darah, Jasa Raharja juga mengadakan kegiatan “Zero to Hero” di Kota Kupang [10/12/2019]. Didalamnya ada kegiatan lomba bersama Even Organizer (EO) tertentu untuk menekan jumlah kecelakaan lalu lintas jalan di NTT. Terutama yang disebabkan oleh faktor human error.

Di NTT salah satu sebab kecelakaan berlalulintas adalah akibat konsumsi minuman keras (miras). Kecelakaan lain disebabkan oleh atau diawali oleh pelanggaran.

Oleh karena itu Jasa Raharja melakukan program “Zero to Hero” sebagai siasat untuk menekan angka kecelakaan lalulintas, sekaligus sosialisasi cara berlalu lintas yang baik dan benar. Sasarnya kegiatan ini anak sekolah atau kaum milienial dengan tujuan menjadikan mereka pelopor keselamatan berlalu lintas. Mereka akan menjadi contoh teladan keselamatan berlalu lintas.

Baca Juga:  Mengusung #POLRIUNTUKINDONESIA, Polda Sulawesi Tenggara Gelar Donor Darah

“Sebelum kegiatan donor darah dan program zero to hero, di November lalu ada program pembuatan SIM gratis untuk 33 anak SMA. Terkait ini, sebelum uji materi dan ujian praktek, Jasa Raharja terlebih dahulu melakukan sosialisasi. Mereka disiapkan menjadi corong humas Jasa Raharja untuk desiminasi informasi cara berlalulintas yang baik dan benar.” Papar Pahlevi.

Ke 33 anak SMA dimaksud, lanjut Pahlevi, ditentukan berdasarkan kriteria yang terbaik. Hasil test tertulis, yang baik yang lolos untuk mengikuti test praktek.

Terkait ini Jasa Raharja hanya melakukan pembekalan dan selanjutnya kita serahkan ke polisi yang melakukan seleksi; mana yang terbaik dan yang lulus untuk mendapatkan SIM gratis.

Selain aksi donor darah dan aksi zero to hero, ada aksi lain berupa renovasi/rehab sekolah. Jasa raharja juga akan membagikan 56 pakian angkutan umum teladan se-NTT.

“Pemilihannya sudah dilakukan dan tinggal penyerahan hadiahnya kita lakukan secara simbolis. Baju tersebut bergambar logo Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan.” Papar Pahlevi menutup pembicaraannya. (kosmasolla/red.)