125 Anggota PMKRI Kupang Dilantik, Harus Saling Menopang dan Militan

oleh -468 views
PMKRI Cabang Kupang Santu Fransiskus Xaverius resmi melantik 125 anggota baru yang dilaksanakan pada Minggu (8/12/2019) dan bertempat di aula DPD Partai Golkar NTT.

KUPANG, suluhdesa.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang Santu Fransiskus Xaverius resmi melantik 125 anggota baru yang dilaksanakan pada Minggu (8/12/2019) dan bertempat di aula DPD Partai Golkar NTT.

Yoseph Agustinus Kai, Ketua Panitia Pelantikan mengatakan kegiatan pelantikan ini sebagai bentuk legitimasi bagi anggota muda yang telah menempa diri sejak Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB), lalu berlanjut ke Mabim.

“Kegiatan ini juga merupakan suatu rangkaian kaderisasi bagi anggota perhimpunan untuk selalu berjuang dalam mewujudkan visi dan misi perhimpunan,” jelas Yoseph.

Sementara itu, Turibius Senai Raya Rino dalam sambutan mewakili anggota baru mengatakan jikalau dirinya bersama rekan-rekan yang lain sebagai anggota muda menyadari betul bahwa mereka tidak salah memilih untuk bergabung bersama PMKRI cabang Kupang.

“Selama berproses kurang lebih satu bulan, kami menyadari bahwa sesungguhnya kami sedang dipersiapkan menjadi kader intelek yang militan dan selalu berpegang teguh pada nilai – nilai perhimpunan tiga benang merah PMKRI yakni Fraternitas, Kristianitas dan Intelektualitas. Sebuah kebanggaan bagi kami, sebab sejatinya Yesus Kristus sendiri menjadi teladan gerakan bagi kita untuk bertindak membela kebenaran yang rasional,” ungkap Rino.

Lebih lanjut, Rino juga mengucapkan terima kasih kepada senior/alumni, jajaran DPC, steering committee dan organizing committee yang sudah dengan caranya sendiri telah membimbing para yunior sampai sejauh ini.

Baca Juga:  Jamu Menko Polhukam dan Mendagri, Mgr. Domi Saku: Kita Saudara

“Besar harapan kami bahwa kemudian tetap menjadi mentor bagi kami dalam proses kaderisasi kedepanya,” tandasnya.

Ketua Presidium PMKRI Kupang, Adrianus Oswin Goleng dalam pidatonya mengatakan bahwa dalam menghadapi perkembangan zaman yang kian cepat, anggota baru harus menyiapkan diri agar kelak menjadi pemimpin bagi Gereja dan bangsa.

“Luruskanlah jalan bagi Tuhan, dalam hal ini setiap kader harus berpegang teguh pada prinsip dan nilai-nilai PMKRI yang menjadi landasan pijak dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Sebab banyak kader perhimpunan yang hilang nilainya jika berhadapan dengan godaan kekuasaan dan pragmatis,” tegas Oswin.

Oswin juga menamai anggota baru dengan nama Angkatan Militansi.

“Nama militansi ini berdasarkan hasil refleksi di mana saat ini semuanya serba instan dan hedonisme. Kita sulit menemukan orang yang militan, sehingga cepat menyerah dan mudah putus asa jika berhadapan dengan persoalan. Berproses di perhimpunan ini bukan hanya sampai pada moment ini saja melainkan masih banyak moment yang akan teman – teman anggota baru lalui. Olehnya, besar harapan saya kiranya teman – teman dapat mengikuti setiap proses yang ada dalam wadah perhimpunan ini agar kelak menjadi kader yang militan sesuai dengan nama angkatan kalian”, harap Oswin.

Baca Juga:  Sebanyak 3.200 Peserta Mendaftar untuk Mengikuti Pesparani Tingkat Provinsi NTT

Dalam kesempatan tersebut PMKRI patut berbangga, pelantikan kali ini ada salah satu anggota luar biasa yang berkeyakinan lain (Muslim).

“Kami mengapresiasi pilihan kawan kita yang beragama Muslim untuk bergabung dalam organisasi ini. Jangan takut dan ragu tentang PMKRI. PMKRI dalam eksistensinya ‘berjuang dan terlibat’ selalu mengedepankan nilai-nilai universal yang terbingkai dalm spirit tiga benang merah (Kristianitas, Fraternitas, dan Intelektualitas) yang menuntun kita untuk saling terlibat aktif kepada siapa pun tanpa sekat primordial. Bukankan menghargai dan mencintai perbedaan sebagai kekayaan bersama adalah bagian dari Iman? Yang pastinya PMKRI tidak pernah meng-Katolikan orang yang berbeda keyakinan apa lagi menyesatkan,” tukas Oswin.

Oswin meminta supaya semua anggota perhimpunan saling menopang, belajar bersama, saling mengenal dan memahami satu dengan yang lain untuk kebaikan bersama.

Alyosius Min, Ketua ADP PMKRI cabang Kupang yang juga mantan Ketua PMKRI Cabang Kupang dalam sambutannya mengucapkan profisiat kepada ke-125 orang anggota baru yang telah dilegitimasi.

“Untuk anggota baru angkatan militansi, teruslah berproses dalam wadah ini sebab masih banyak proses yang harus adik-adik lalui. Tunjukan bahwa kalian adalah kader – kader yang militan, sesuai dengan nama angkatan kalian,” kata Alo.

Baca Juga:  BPN Kota Kupang Digugat Sofia Baloe Tomboy di PTUN

Alo pada kesempatan itu menyampaikan juga bahwa untuk menjadi militan, harus ada rasa solidaritas.

“Untuk itu dalam proses ke depannya, adik-adik harus saling mengingatkan dan juga saling mendukung dalam angkatan ini. Dalam konteks organisasi, PMKRI bersama teman-teman Cipayung lainnya telah membuktikan rasa solidaritasnya dalam menjaga NKRI dan memegang teguh Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia dan khususnya demi kemajuan Nusa Tenggara Timur ini,” jelas Alo.

Selain itu, Alo Min mengapresiasi PMKRI Cabang Kupang karena dalam prosesi pelantikan, anggota PMKRI tampil memukau dengan balutan pakaian adat dari masing – masing etnis.

“Seiring dengan perkembangan zaman yang kian pesat kita (PMKRI) masih saja menjunjung tinggi nilai – nilai budaya,” tutup Alo.

Penantian panjang anggota muda pun terbayarkan, ketika ke – 125 orang mengumandangkan janji sumpah anggota PMKRI dengan penuh semangat yang selanjutnya dikenakan baret merah bol kuning oleh ketua Presidium.

Untuk diketahui bahwa kegiatan ini dihadiri oleh para senior/alumni, tamu undangan dan seluruh anggota PMKRI yang memenuhi aula DPD Partai Golkar. Kegiatan ini mengusung tema yakni Persiapkan Jalan Bagi Tuhan, Luruskan Jalan Baginya. (os/red.)