Para Ketua RT Pertanyakan Jumlah Insentif Mereka Kepada Kades Palas Jaya-Lampung

oleh -465 views
Di sela pemberian insentif oleh Pemerintah Desa Palas Jaya kepada seluruh jajaran kelembagaan desa, Forum Rukun Tetangga (RT) menghadap Kepala Desa Palas Jaya Sugiarto di ruang kerjanya.

LAMPUNG, suluhdesa.com – Di sela pemberian insentif oleh Pemerintah Desa Palas Jaya kepada seluruh jajaran kelembagaan desa, Forum Rukun Tetangga (RT) menghadap Kepala Desa Palas Jaya Sugiarto di ruang kerjanya.

Menghadapnya Forum RT tersebut guna meminta penjelasan berapa besar insentif RT yang seharusnya diterima. Menurut Tukimin selaku wakil Ketua Forum RT, Sebelumnya insentif RT sebesar Rp. 250.000 perbulan telah diterima oleh 13 RT, namun ketika pemberian insentif RT pada saat ini berubah menjadi Rp 200.000.

“Kami meminta penjelasan kepada Pak Kades terkait hal ini, agar kami juga dapat menyampaikan kembali kepada anggota kami setelah pemberian insentif, kok insentif kita berubah dari Rp. 250.000 sekarang malah RP. 200.000,” tanya Tukimin.

Baca Juga:  Dorong Perekonomian Digital di Daerah, AFPI dan OJK Gelar FinEast 2020 di Kupang

Terkait hal tersebut, Kades Palas Jaya, Sugiarto memberikan penjelasan kepada perwakilan dari 13 RT di Desa Palas Jaya.

Sugiarto membenarkan bahwa sebelumnya Pemerintah Desa Palas Jaya telah memberikan insentif seperti yang disebutkan akan tetapi itu adalah kebijakan dari kepala desa sebelumnya.

“Pemberian insentif sebesar RP. 250.000 adalah tambahan dari Kades sebelum saya. Pada dasarnya untuk RT sudah jelas di Perbup insentif sebesar Rp. 150.000, Kalau saya masih ikuti insentif sebesar Rp 250.000 berati saya nombok, sedangkan sudah jelas anggaran Insentif RT sudah tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup),” jelas Sugiarto.

Baca Juga:  Antisipasi Covid 19, Pemdes Kakaniuk Bagikan Masker untuk Warganya

Masih dalam penjelasannya jikalau memang Pemerintah Daerah Lampung Selatan telah mencanangkan adanya tambahan insentif RT sebesar Rp 50.000, yang nantinya akan diberikan melalui rekening pemerintah desa. Jika ditambahkan sesuai Perbup maka insentif RT menjadi sebesar 200.000.

Dikatakannya untuk rencana penambahan insentif RT yang telah dicanangkan tersebut hingga kini belum ada realisasi atau belum ditransfer ke rekening Pemerintah desa.

“Untuk insentif RT yang saat ini kita berikan sebesar RP. 200.000 adalah kebijakan kita, saat ini kita memberikan tambahan sebesar Rp. 50.000, mohon maaf kita tidak bisa memberikan insentif sebesar Rp. 250.000 karena memang anggarannya yah sesuai Perbup itu,” katanya.

Baca Juga:  Bahas Persiapan Ruwat Laut, Pemdes Sumur Gelar Rakor

Sugiarto berharap supaya para RT dapat menjelaskan kembali kepada RT lainnya. Ia pun akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu mencarikan tambahan penghasilan RT.

“Insya Allah kita nanti akan menganggarkan tenda serta kursinya. Setelah itu kita beli dan saya akan menugaskan RT untuk menjaga dan merawatnya dengan baik, jika tenda itu disewa oleh warga yang akan hajatan silakan nanti hubungi pengurus tenda dan kursi yaitu Pak RT. Silakan sewakan tenda dan kursi itu dan hasilnya dapat dibagikan dengan para RT. Untuk PAD-nya berapa nanti kita akan pikirkan,” pungkasnya. (Saf/Saf)