Prodi Pendidikan Sosiologi Universitas Muhamadiyah Kupang Gelar Workshop K13

oleh -854 views
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Prodi Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah Kupang gelar Workshop kurikulum 2013 dengan tema “Peningkatan Kompetensi Calon Guru Sosiologi Abad 21”.

KUPANG, suluhdesa.com – Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Prodi Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah Kupang gelar Workshop kurikulum 2013 dengan tema “Peningkatan Kompetensi Calon Guru Sosiologi Abad 21”.

Kegiatan ini dilakukan selama 5 hari yang dimulai dari tanggal 28 November 2019 hingga tanggal 02 Desember 2019 di Lantai 5 Gedung D Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang.

Kegiatan ini diwajibkan bagi mahasiswa Pendidikan Sosiologi khususnya semester 7 dengan jumlah peserta 96 orang. Pemateri diambil dari para praktisi yakni Nani Suharni S.Sos guru SMA N 8 Kupang sekaligus sebagai Instruktur K13 Provinsi NTT dan Arifin, S.Sos guru SMA 6 Kupang sekaligus instruktur K13 Kabupaten/Kota.

Baca Juga:  Kampung Tradisional Maghilewa (2)

“Hal ini memberikan nutrisi tambahan terkait dengan pendalaman materi-materi K13,” kata Kaprodi Pendididikan Sosiologi Arifin, S.Pd., M.Pd.

Menurut Arifin, tantangan ke depan bagi calon-calon guru begitu berat akibat globalisasi Abad 21. Momentum kegiatan ini sebagai bentuk persiapan sekaligus bekal bagi mereka yang nantinya akan menjadi guru sehingga meraka sudah mempunyai pengalaman terkait dengan kurikulum dan pembelajaran.

“Mereka tidak asing lagi dengan kurikulum 2013,” ucapnya.

Peserta kegiatan ini juga merupakan angkatan pertama Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammmadiyah kupang, yang rencananya tahun depan mereka akan melaksanakan PPL.

Baca Juga:  Anggota TNI AD Tanam 1000 Mangrove di Pantai Oesapa

“Jadi kegiatan ini sekali lagi saya sampaikan bahwa pematangan dan kesiapan yang terus dilakukan secara serius bagi calon-calon guru Sosiologi agar meraka betul-betul siap dalam melakukan proses praktek lapangan nanti,” tukasnya.

Menurut peserta yang bernama Harmiyati mengatakan bahwa workshop Kurikulum 2013 yang disenggarakan oleh Prodi Pendidikan Sosiologi sangat membantu mahasiswa untuk tidak hanya memahami secara teoritisnya saja tapi langsung pada praktek.

“Meskipun kami sudah mempelajarinya di bangku perkulihan, namun workshop Kurikulum 2013 yang baru saja kami ikuti sangat bermanfaat bagi kami. Jadi selama kegiatan 5 hari berturut-turut animo dan perhatian teman-teman begitu sungguh-sungguh. Semuanya pada aktif dan alhamduliah kami semua bisa bertahan sampai hari penutupan,” ucap Harmiyati memberi kesan.

Baca Juga:  STIPER FB Diharapkan Hadirkan Intelektual Ngada yang Cerdas dan Kreatif

Nani Suharni dalam pemaparan materinya mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk diberikan kepada calon Sosiologi.

“Diharapkan menjadi model karena Prodi Pendidikan Sosiologi ini satu-satunya di NTT. Mau tidak mau Prodi harus banyak kegiatan yang mendukung lulusannya agar siap pakai di masyarakat/sekolah atau sesuai dengan kebutuhan pasar,” pungkasnya. (yohan/yohan)