RD Sipri Senda Sharing Kitab Suci Bersama Umat Stasi Oekabiti

oleh -540 views
Pada Sabtu, (23/11/2019) RD Sipri Senda, Ketua Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Kupang bersama Kelompok Solidaritas Sint Giovanni Paulo II mengunjungi umat Stasi St Yohanes-Oekabiti, Kabupaten Kupang, NTT.

OELAMASI, suluhdesa.com – Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk melewati malam minggu. Ada yang berbelanja di Mall, ada yang berpesta, ada yang berkumpul bersama keluarga di rumah, ada yang membaca di kamar dan lain sebagainya.

Tetapi ada yang unik pada hari Sabtu (23/11/2019) malam minggu. RD Sipri Senda, Ketua Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Kupang bersama Kelompok Solidaritas Sint Giovanni Paulo II mengunjungi umat Stasi St Yohanes-Oekabiti, Kabupaten Kupang, NTT.

Kunjungan persaudaraan ini dikemas dalam bincang-bincang dan diskusi tentang Kitab Suci dan iman Katolik. Yang menariknya kegiatan ini dilaksanakan di kebun.

Rombongan dari Kupang tiba di lokasi pada pukul 17.30 wita. Umat yang telah menunggu langsung menyambut dengan sukacita.

Sambil menikmati suguhan pangan lokal hasil kebun dari umat, kegiatan dimulai dengan pencerahan tentang Kitab Suci oleh RD Sipri Senda, imam yang juga sering disapa Rosi ABG. Setelah itu sesi tanya jawab dan diskusi dibuka selebar-lebarnya.

Baca Juga:  Herman Man; Pesparani Menjadi Ajang Promosi Kota Kupang

Umat yang sudah mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan langsung menanyakan apa yang menjadi ketidaktahuan mereka selama ini.

“Romo memang sering Misa di sini tetapi kami tidak punya waktu untuk bisa berdiskusi seperti ini. Moment malam ini sangat kami syukuri karena kami bisa mendapat pencerahan yang luar biasa,” ujar seorang ibu yang juga sebagai pengurus stasi.

Malam minggu semakin hangat dengan bincang-bincang yang apik. Umat terus bertanya tentang Kitab Suci, Liturgi, Hukum Gereja, dan mensharingkan peristiwa-peristiwa tertentu yang terjadi di stasi seraya meminta pencerahan dari sudut pandang Gereja.

Salah satu sesi dalam kegiatan malam itu adalah sharing Kitab Suci. John Bahy yang dipercayakan untuk memimpin syering, mengajak umat yang hadir untuk bersama-sama menggali pesan Sabda Tuhan dari Injil hari itu, Lukas 20:27-40 yang berkisah tentang dialog antara Yesus dan orang Saduki yang tidak percaya akan adanya kebangkitan.

Baca Juga:  Siswa SDK Waiwadan Belajar di Rumah, Wali Kelas Datangi Murid

Setelah makan malam, kegiatan diskusi kembali berlanjut. Beberapa siswa-siswi SMAK Giovanni-Kupang hadir dan ikut serta dalam kegiatan sharing dan diskusi itu. Meskipun sebagian besar siswa-siswi ini dari Protestan tetapi mereka dengan penuh sukacita terlibat aktif dalam kegiatan.

“Ini pengalaman pertama kami mengikuti kegiatan di lokasi seperti ini. Kami diterima dan diikutsertakan dalam bincang-bincang iman ini membuat kami diperkaya. Sungguh weekend yang luar biasa,” ujar Mariam yang berasal dari Alor ini.

Siswa-siswi ini mempertanyakan banyak hal. Mereka memberondong RD Sipri Senda dengan pertanyaan-pertanyaan tanpa putus, tentang Tuhan, tentang Gereja katolik, tentang Kitab Suci dan sebagainya. Semuanya dijawab secara rinci oleh Ketua Komisi Kitab Suci KAK.

Baca Juga:  Satgas Pamtas RI-RDTL, Bantu Masyarakat Perbatasan Panen Padi

Setelah selesai kegiatan malam itu, para peserta yang dari Kupang dibagikan menginap ke rumah umat.

Kegiatan bersama umat ini ditutup dengan perayakan Ekaristi bersama pada keeseokan harinya (Minggu, 24/11/2019). Seluruh umat berkumpul di Gereja untuk sama-sama merayakan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam.

Usai Misa, RD Sipri senda kembali berbincang-bincang dengan anak-anak Sekami. Sambil menguji pengetahuan Kitab Suci anak-anak dengan memberikan pertanyaan, Romo juga membagikan Alkitab Deuterokanonika untuk mereka.

Umat yang merasakan manfaat dari kegiatan weekend with the Bible ini meminta agar di hari-hari mendatang mereka kembali dikunjungi.

“Saya siap hadir jika dibutuhkan untuk memberikan penjelasan dan pencerahan tentang Kitab Suci,” ujar RD Sipri Senda menyemangati. (John Bahy, Relawan Komisi Kitab Suci KAK/red)