Kaukus Perempuan Politik Indonesia Gelar Musda: Jangan Mengeluh

oleh -439 views
Kaukus Perempuan Politik Indonesia ( KPPI) Provinsi NTT menyelenggarakan Musda IV pada Sabtu (23--24/11/2019) bertempat di Hotel Sasando Kupang.

KUPANG, suluhdesa.com – Kaukus Perempuan Politik Indonesia ( KPPI) Provinsi NTT menyelenggarakan Musda IV pada Sabtu (23–24/11/2019) bertempat di Hotel Sasando Kupang.

Musda KPPI ke IV itu mengusung tema Politik Perempuan Menuju NTT Bangkit NTT Sejahtera Dalam Bingkai Indonesia Unggul 2045″.

Ketua DPD KPPI Provinsi NTT Periode 2015-2019 Ana Waha Kolin dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan Musda IV ini karena berakhirnya masa bakti kepemimpinannya.

Selain itu, Ia juga berharap semoga kedepannya KPPI dapat membentuk perempuan yang cerdas dan kuat.

Anna Waha Kolin mengatakan, sebagai politisi harus kompak karena menjadi politisi sudah merupakan panggilan dan pilihan, juga KPPI akan mendukung sepenuhnya politisi perempuan.

Baca Juga:  Bakohumas Menjadi Platform Suksesnya Hubungan Kerjasama Bilateral RI - Timor Leste

“Pelaksanaan Musda IV ini karena berakhirnya periode 2015-2019, saya berharap semoga ke depannya KPPI dapat membentuk perempuan yang cerdas dan kuat,” ucap Ana.

Sementara itu Sekjen KPPI RI menyampaikan bahwa perempuan politik harus memiliki kontribusi politik. Selain itu, Ia juga mengatakan tiga unsur yang harus dipunyai setiap anggota yaitu unsur perubah, pemecah masalah dan juga menyiapkan cadangan masa depan.

“Perempuan politik harus memiliki kontribusi serta mempunyai tiga unsur yaitu unsur perubah, unsur pemecah masalah (problem solve) serta menyiapkan masa depan,” ucap Sekjen KPPI pusat.

Baca Juga:  Kementan Ajak Masyarakat Bantu Kendalikan Kasus Kematian Babi di Bali dan NTT

Acara Musda IV KPPI NTT 2019 ini dibuka secara resmi oleh Gubernur yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Dinas Kesbangpol , Yohana Lisa Pali.

Dalam sambutannya, Yohana mengatakan bahwa perempuan jangan hanya menjadi pelengkap. Perempuan harus mempunyai kualitas dan memiliki kapasitas.

“Perempuan jangan hanya jadi pelengkap, perempuan harus mempunyai kapasitas dan memiliki kualitas, serta perempuan jangan suka mengeluh,” ungkapnya.

Lisa menambahkan, terkait persoalan politik, pemerintah sudah mempunyai perhatian terhadap perempuan dan juga terkait anggaran, pemerintah juga sudah menetapkan kebijakan dengan memberikan bantuan keuangan kepada partai politik dalam kaitan pendidikan politik.

Baca Juga:  Pesparani Nasional di Kupang; 30.000 Orang Nyanyi Haleluya Handel, Papua Barat Carter Pesawat

“Bukti nyata dari keberhasilan politik perempuan yakni adanya keterwakilan perempuan di DPRD Provinsi NTT oleh sebab itu kita harus bangga NTT mendapatkan rangking ke 3 untuk seluruh Indonesia dengan point 82,32,” ungkap Lisa Paly.

Untuk diketahui hasil pemilihan Musda IV untuk periode 2019-2024, Anna Waha Kolin kembali terpilih sebagai Ketua KPPI DPD NTT, sekretaris Reny Marlina Un, Bendahara Anatji Jan.

Acara Musda IV KPPI Prov NTT ini, selain dihadiri Sekjen KPPI pusat, juga dihadiri ketua dan anggota DPC Kabupaten dan Kota KPPI Provinsi NTT serta tamu undangan lainnya. (vrg/vrg).