Mahasiswa Asal Macang Pacar Gelar Aksi Solidaritas Untuk Korban Pencabulan

oleh -954 views
Mahasiswa Asal Macang Pacar yang berkuliah di Kota Kupang gear aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap salah seorang siswi SD di Manggarai Barat yang menjadi korban pencabulan

KUPANG, suluhdesa.com – Mahasiswa asal daerah Macang Pacar Kupang menggelar aksi solidaritas untuk ASP, korban pencabulan yang dilakukan oknum guru komite di SDN Munting Renggeng, Desa Watu Manggar, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat. Pada Rabu (6/11/2019) pukul 19.00-21.00 wita di TDM IV, Kota Kupang.

Aksi ini dibuat sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap korban pencabulan. Dalam aksinya mahasiswa mengutuk keras perbuatan pelaku pencabulan yang berinisial RH atas perlakuan yang tega mencabuli peserta didik yang masih duduk dikelas 4 Sekolah Dasar berinisial ASP.

Aksi yang dilakukan para mahasiswa ini adalah dengan cara berdiskusi sebagai bentuk prihatin dan rasa solidaritas atas kejadian memilukan yang dialami korban. Mahasiswa juga meminta polres Manggarai Barat untuk mengusut tuntas kasus pencabulan ini.

Baca Juga:  Dorong Perekonomian Digital di Daerah, AFPI dan OJK Gelar FinEast 2020 di Kupang

Koordinator aksi Paulinus Danggur, mengatakan perbuatan pelaku tentu saja tidak boleh ditolerir dan harus diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Karena jika dibiarkan, akan menimbulkan keresahan di masyarakat, khususnya terhadap para perempuan dan orangtua mereka. Selain itu, kasus ini juga akan merusak masa depan korban.

“Ini tidak bisa ditolerir dan perbuatan keji ini sangat biadap, pelaku telah menghancurkan masa depan korban, kami membuat aksi ini untuk memberikan dukungan moral kepada korban dan menuntut kapolres manggarai barat mengusut tuntas kasus ini ”, ungkapnya.

Berikut ini adalah tuntutan mahasiswa dalam menyikapi kasus pencabulan terhadap korban ASP yakni: Pertama, Mendesak Kapolres Manggarai Barat untuk segera mengusut tuntas kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Dusun Paurundang, Desa Watu Manggar, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat. Kedua meminta kepada pihak penegak hukum dalam hal ini Polres Manggarai Barat untuk memberikan hukuman terhadap pelaku sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Baca Juga:  Herman Man; Pesparani Menjadi Ajang Promosi Kota Kupang

Di lansir dari Floreseditorial.com, seorang siswi berinisial ASP (8) di sebuah sekolah dasar Munting Renggeng, desa Watu Manggar, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat dilecehkan oleh gurunya sendiri berinisial RH. RH merupakan guru olahraga di Sekolah Dasar Munting Renggeng.

Kasus ini terbongkar pada september 2019 lalu setelah mendapat aduan dari saksi mata kepada orang tua korban. Korban menceritakan pencabulan itu menimpanya sejak satu tahun lalu, ketika ia masih kelas tiga. RH melakukan pencabulan kepadanya dengan meraba kelamin korban, memasukan jari ke kelamin korban, memaksa memegang alat kelamin pelaku, pelaku juga memasukan alat kelaminnya ke dalam mulut dan pelaku mengeluarkan sperma di dalam mulut korban. Pencabulan itu dilakukan di beberapa tempat berbeda.

Baca Juga:  PERMATA Kupang Lakukan Kegiatan GENTA, Kades Lerek; Terima Kasih

Ibu korban mengaku pernah dipanggil oleh oknum polisi di Polsek Macang Pacar untuk membujuk keluarga agar perbuatan RH tidak laporkan ke ranah hukum.

Saat ini, pihak keluarga sedang berupaya untuk melakukan proses hukum dan telah melaporkan kasus itu ke Polres Manggarai Barat. (alex n/alex)