Nilai Tukar Petani (NTP) Oktober 2019 sebesar 107,12

oleh -584 views
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi NTT, Darwis Sitorus memberikan konferensi pers kepada awak media Jumat (1/11/2019) di Kantor BPS NTT.

KUPANG, suluhdesa.com – Nilai Tukar Petani (NTP) bulan Oktober 2019 didasarkan pada perhitungan NTP dengan tahun dasar 2012 (2012=100).

Penghitungan NTP ini mencakup 5 subsektor, yaitu subsektor padi & palawija, hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan dan perikanan. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi NTT, Darwis Sitorus kepada awak media Jumat (1/11/2019) di Kantor BPS NTT.

Dijelaskan pula pada bulan Oktober 2019, NTP Nusa Tenggara Timur sebesar 107,12 dengan NTP masing-masing subsektor tercatat sebesar108,11 untuk subsektor tanaman padi-palawija (NTP-P); 102,52 untuk sub sektor hortikultura (NTP-H); 105,78 untuk subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTP-TPR); 110,42 untuk subsektor peternakan (NTP-Pt) dan 109,76 untuk subsektor perikanan (NTP-Pi) terjadi peningkatan sebesar 0,81 persen pada NTP Oktober 2019 jika dibandingkan dengan NTP September 2019.

Baca Juga:  Ini Empat Pesan Danrem 161/Wira Sakti kepada Tamtama Remaja

Menurut Darwis disimpulkan bahwa tingkat kemampuan/daya beli dan daya tukar (term of trade) petani di pedesaan meningkat dibanding bulan sebelumnya atau terjadi peningkatan harga produksi pertanian yang lebih besar dibanding peningkatan harga kebutuhan konsumsi pertanian.

Di daerah pedesaan terjadi Inflasi 0,11 dipengaruhi oleh kenaikan harga sandang, perumahan, transportasi komunikasi dan bahan makanan. (vrg/vrg)