Sulawesi Selatan Daerah Rawan Narkoba, Pengurus BNM Dilantik

oleh -537 views
Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Brantas Narkotika Maksiat Republik Indonesia (DPD-BNM RI) Fauzi Malanda, RDB, S.H, melantik ketua dan pengurus BNM Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel)


SULAWESI SELATAN, suluhdesa.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Brantas Narkotika Maksiat Republik Indonesia (DPD-BNM RI) Fauzi Malanda, RDB, S.H, melantik ketua dan pengurus BNM Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepengurusan di bawah Pimpinan Drs. Syamsuddin, M.Si, resmi dilantik, di Planet Beckham 18, Palangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Minggu (8/9/19) silam.

Hadir pada Proses pelantikan tersebut Kepala Seksi Daya Masyarakat Anas Kaharuddin yang mewakili Kepala BNN Provinsi Sulawesi Selatan, Sekjend DPP BNM RI dr Adi Napanggala, Ketua OKK BNM RI Ahmad Apriliandi Passa, dan Kepala BIN DPP BNM RI Adi Akrom Ashary, Dewan Pembina BNM RI DPD Sulawesi Selatan Ir Jurianto Sirait, AKBP Purn. HM. Yahya Samosir dan Ir Martuani Siregar.

Baca Juga:  Polda Jatim Gagalkan Peredaran Narkotika 40 Kg Jenis Tembakau Gorila

Acara pelantikan BNM RI DPD Sulsel berjalan sederhana namun khidmat yang diawali dengan persembahan adat Bugis Makassar yaitu “Anggaru” yang melambangkan kesetiaan ‘siap mati dan kesetiaan’ terhadap pimpinan dan kebenaran.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan dan Pelantikan Pengurus DPD BNM RI Sulsel oleh Ketua Umum BNM RI Fauzi Malanda.

Baca Juga:  BNNP NTT: Tidak Ada Hukuman Fisik Bagi Pecandu Narkoba

Dalam sambutannya Fauzi Malanda mengatakan, BNM RI tidak membutuhkan Pejabat Negara yang tidak mendukung organisasi pegiat anti narkotika seperti BNM RI.

Sementara BNNP Provinsi Sulsel, Anas mengapresiasi pelantikan DPD BNM RI itu.

“Saat ini (di Tahun 2019) Sulsel merupakan Provinsi yang menempati peringkat ke -7 dari seluruh Provinsi di Indonesia sebagai daerah rawan narkoba, naik dari tahun sebelumnya yaitu peringkat ke-9”, ungkapnya.

Baca Juga:  Selama 2019, BNN Kota Malang Sita 5000 Gram Ganja

Lanjut Anas menyatakan, tugas memberantas narkotika khususnya jaringan pengedar Narkotika di Sulsel sangat berat, oleh sebab itu BNNP Sulawesi Selatan perlu berkolaborasi dengan lembaga pegiat anti narkotika yang hadir dari masyarakat seperti BNM RI. (f61/f61)