Hasil Rapimda DPD Hanura NTT Desak DPP Gelar Munas: OSO Sebagai Ketua

oleh -583 views
Oesman Sapta Odang

KUPANG, suluhdesa.com – Ratusan pengurus, kader dan simpatisan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) memadati kegiatan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (11/10/2019).

Dalam kegiatan Rapimda yang berlangsung di Hotel Neo Aston Kupang ini dihadiri Ketua Bidang Keanggotaan pada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Andry Garu, Ketua DPD Partai Hanura Provinsi NTT, Drs. Refafi Gah, SH, M.Pd, serta segenap pengurus Partai dan Kader Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan anak Ranting Partai Hanura di Provinsi NTT.

Selain itu turut pula dihadiri Angggota DPRD Provinsi NTT, Kota Kupang , Kabupaten Kupang terpilih dan sejumlah Kabupaten-Kabupaten lainnya yang berasal dari Partai Hanura serta segenap Srikandi-Srikandi Partai Hanura.

Dalam sambutannya yang juga sekaligus membuka kegiatan Rapimda DPD Partai Hanura NTT, Ketua Bidang Keanggotaan pada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Andry Garu mengatakan dirinya berterimakasih kepada seluruh pengurus dan kader Partai Hanura yang ada di Provinsi NTT yang telah bersusah payah memperjuangkan dan mempertahankan kemenangan Partai Hanura.

“Walaupun hasilnya seperti apa yang kita rasakan bersama. Ini semua adalah sebuah proses untuk kedepannya kita dapat lebih mencintai Partai Hanura,” ujar Andry Garu.

Kedepannya lewat kegiatan Rapimda DPD Partai Hanura NTT ini dirinya mengharapkan agar semua pengurus dan kader partai Hanura yang ada di NTT bisa selalu menjaga semangat dan rasa kecintaannya kepada Partai Hanura dan bersama-sama menata Partai Hanura untuk menjadi lebih baik.

Baca Juga:  Sambut Paket KITA SEHATI, Ratusan Masyarakat Biboki Anleu Konvoi Keliling

Di tempat yang sama Ketua DPD Partai Hanura Provinsi NTT, Drs. Refafi Gah, SH, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan salah satu tujuan dari kegiatan Rapimda DPD Partai Hanura NTT selain sebagai sarana untuk bertukar pikiran antara sesama pengurus dan kader Partai Hanura yang ada di NTT. Tujuan lain yang tidak kalah pentingnya dari Rapimda ini adalah untuk mengevaluasi hasil pencapaian Partai Hanura pada Pemilihan legislatif 2019 yang lalu.

“Kita harus bisa mengevaluasi seluruh kegiatan-kegiatan Partai Hanura selama ini untuk melihat dimana letak kelemahan kita pada pemilhan legislatif 2019 yang lalu, sehingga kita tidak masuk dalam ambang batas 4 persen di tingkat nasional. Kita tidak perlu tenggelam dalam peristiwa ini, tetapi lewat peristiwa ini kita harus bisa bangkit sehingga di tahun 2024 nantinya kita mampu mengantar utusan kita ke Senayan” ujar Refafi.

Refafi Gah menjelaskan hal-hal penting yang harus di evaluasi dalam Rapimda DPD Partai Hanura Provinsi NTT kali ini antara lain yaitu  strategi apa yang harus di lakukan untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada. Selain itu hal lain yang harus di evaluasi yakni struktur, agar dapat menetapkan orang-orang baik yang memiliki keterampilan, dan juga evaluasi skil karena skil itu bakat penting agar dapat meningkatkan kemampuan mengurus Partai untuk lebih baik kedepannya.

“Saya merasa bangga karena di masa kepemimpinan saya, tiga orang dari Partai Hanura telah mampu terpilih menjadi pimpinan di DPRD, yaitu sebagai Wakil Ketua I di DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Wakil Ketua II di DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan juga Wakil Ketua II di Kabupaten Ende. Ketiga orang ini merupakan orang-orang terbaik dari Partai Hanura yang telah terpilih sebagai pimpinan di DPRD,” kata Refafi.

Baca Juga:  Kampanye di Oekolo, Paket KITA SEHATI akan Bantu Traktor untuk Petani

Dirinya juga merasa bangga karena dibawah masa kepemimpinannya Hanura, bersama Partai Nasdem dan Golkar telah berhasil mengusung Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, tambah Refafi.

Partai Hanura di Tingkat Provinsi NTT pada Pemilu Legislatif 2019 juga telah mampu mengantar lima orang sebagai Anggota DPRD Provinsi NTT periode 2019-2024 dan Partai Hanura meraih lima kursi di DPRD NTT, lanjutnya.

“Partai Hanura juga telah berhasil mengusung lima kepala daerah yang ada di lima Kabupaten di Provinsi NTT,” ujarnya.

Selain itu pada Pilpres kemarin Partai Hanura bersama Partai pengusung lainnya seperti PDI Perjuangan, Nasdem, Golkar, PKB dan sejumlah Partai pengusung lainnya telah mampu berhasil memenangkan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI dengan kemenangan khususunya di NTT mencapai 92 persen lebih, tandasnya

Sementara itu dalam rangka menghadapi Pilkada serentak di sembilan Kabupaten yang ada di Provinsi NTT pada tahun 2020 mendatang, DPD Partai Hanura NTT juga telah membentuk ‘Tim Tujuh.

Dirinya mengharapkan lewat kegiatan Rapimda ini seluruh pengurus dan kader Partai Hanura di Provinsi NTT dapat tetap bergerak, terus berjuang dan selalu bersatu agar pada akhirnya dapat menunjukan kepada Masyarakat bahwa Partai Hanura itu tetap ada dan tetap bangkit.

Refafi juga secara gamblang menegaskan bahwa dalam RAPIMDA ini Hanura mendesak DPP Pusat agar segera melakukan Munas Hanura. Selain itu semua DPC Hanura di 22 Kabupaten/Kota memutuskan menetapkan Osman Sapta Odang menjadi Ketua Umum Partai Hanura Pusat.

Ketua DPD Hanura NTT itu menjelaskan bahwa karena dalam kepemimpinan OSO 2 tahun belum cukup. Kepedulian OSO terhadap Hanura luar biasa. OSO berhasil menyelamatkan Hanura dari segala macam goncangan dan berkorban hingga tidak bisa masuk lagi dalam calon DPD RI.

Baca Juga:  Simon Nahak; Warga Malaka Beradab Bukan Biadab

Mengenai hal ini juga disampaikan Sekretaris DPD Partai Hanura NTT, Siprianus Woka Ritan, SE menyampaikan hal ini di Kupang, Senin (14/10/2019).

Lebih lanjut Siprianus Woka Ritan mengungkapkan bahwa OSO dinilai bergerak dengan menggunakan segala kemampuan yang ada pada dirinya bagaimana mendukung Hanura menjadi lebih baik ke depan. konsolidasi yang sudah dilaksanakan OSO ke semua Daerah itu sudah luar biasa. Ia telah menunjukan keberpihakannya bagaimana membangkitkan kembali Hanura yang dalam semboyannya: “ Bangkit, Jaya, Menang.” Ia berusaha menguatkan semua DPD dan DPC Hanura untuk bangkit dan terus bersemangat, dan tidak tenggelam dalam kegagalan mencapai ambang batas.

Karena dibawah kepemimpinan Oesman Sapta Odang, hanura dapat menjadi partai yang dapat bersaing bersama partai besar lain nya, walaupun dalam pileg 2019 ini, Partai Hanura tidak menembus PT 4%, tapi OSO telah membuktikan walaupun dalam polemik yang besar Hanura mampu keluar dari polemik-polemik yang terjadi. (fwl/fwl)