Partai Hanura Gelar Rapimda: Siap Bertarung Di Pilkada 2020

oleh -433 views
Ketua DPD Partai Hanura Provinsi NTT, Drs. Refafi Gah, SH, M.Pd saat jumpa pers dengan para wartawan di Sekretariat DPD Hanura NTT, Rabu (9/10/2019)

KUPANG, suluhdesa.com – Partai Hanura tetap ada dan eksis walaupun tidak melewati ambang batas 4 persen pada pemilu 2019.

Hal ini ditegaskan ketua DPD Partai Hanura Provinsi NTT, Drs. Refafi Gah, SH, M.Pd saat jumpa pers dengan para wartawan di Sekretariat DPD Hanura NTT, Rabu (9/10/2019).

Refafi menjelaskan partai Hanura akan mengadakan Rapat Pimpinan Daerah( Rapimda) tanggal 11/10/2019 yang akan berlangsung di Kota Kupang.

Rapimda ini diikuti seluruh pengurus mulai dari DPD tingkat propinsi, DPC Kabupaten sampai ke Anak Ranting.

Rapat ini akan membahas, mengevaluasi kelemahan yang perlu diperbaiki sekaligus membangun soliditas antar pengurus partai baik dari tingkat pusat sampai ke Anak Ranting.

Baca Juga:  Hasil Rapimda DPD Hanura NTT Desak DPP Gelar Munas: OSO Sebagai Ketua

Seluruh pengurus mulai dari DPD Provinsi, DPC kabupaten sampai ke Anak Ranting Partai Hanura, siap bekerja keras pada pilkada di 9 kabupaten tahun 2020.

“Sebagai Ketua DPD Partai Hanura saya harapkan seluruh jajaran partai dari Pusat sampai ke ranting untuk memperbaiki semuanya agar pemilu 2024 Partai Hanura dapat mengirimkan personil ke senayan,” harapnya.

Refafi menjelaskan Partai Hanura juga akan memprioritaskan kader untuk maju menjadi calon bupati maupun wakil bupati.

Baca Juga:  Butuh Kesadaran Bersama Memutuskan Rantai Penyebaran Covid-19 di NTT

Tetapi kalau seandainya tidak ada yang berani tampil maka tentu pihaknya membuka ruang kader dari luar untuk masuk melalui Partai Hanura. Mengenai ini sesuai mekanisme atau aturan mainnya yang akan dipakai tim pilkada di provinsi yang disebut Tim 7.

Untuk diketahui Partai Hanura mengusung dan memenangkan Pilpres, pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan 5 kepala daerah yaitu: Kabupaten Sikka, Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS, Kabupaten Sumba Tengah dan Kabupaten Sumba Barat Daya.

Refafi menegaskan, partainya tentu memilih calon yang berpeluang untuk menang.

“Strategi yang dilakukan nanti partai Hanura akan turun langsung ke lapangan, tidak hanya atribut partai yang berkibar di jalanan tetapi 59 anggota masing-masing membeli kaos Partai Hanura dan akan berjalan kemana-mana. Ini strategi untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan di masa lalu,” tegasnya.

Baca Juga:  Jadi Wakilnya Kristina Muki di Pilkada TTU, Yosef Tanu; Mundur dari PNS, Harus Menang

Untuk itu, kata Refafi, Hanura pasti akan bersikap dengan menentukan figur yang pas dan dipastikan menang.

Ia juga apresiasi pada pileg kali ini meski ketat tetapi sangat luar biasa karena caleg partai Hanura bertarung di lapangan sehingga dapat terpilih. NTT mendapat 5 kursi lebih tinggi dari Pileg 2014.(vrg/vrg)