Greg Upi Dheo, Ingin Membangun Ngada Dari Desa

oleh -1.579 views
Greg Upi Dheo, Bakal Calon Bupati Ngada

OPINI, suluhdesa.com – Banyak anak muda cenderung berada pada zona nyaman, bekerja cukup menafkahi diri dan keluarga. Ketika sukses diraih, anak muda lebih memilih hidup bermewah-mewahan bergelimang harta dan berpesta pora.

Hal berbeda dilakukan oleh Gregorius Uphi Dheo atau sering disapa GUD oleh anak Ngada Diaspora. GUD memilih melawan arah hidup dengan kembali ke desa untuk membangun Ngada.

Tantangan hidup harus Ia jalani ketika namanya mencuat dalam bursa pemilihan Bupati Ngada 2020-2024. Tentu bukan hal mudah untuk terjun ke dunia politik karena berpolitik sama dengan menerjunkan diri di tengah kawanan serigala buas.

Pria kelahiran Golewa ini adalah pribadi yang menyukai tantangan dan setiap tantangan ia lewati dengan penuh kerja keras dan perjuangan. Spirit hidup ini, Ia jalani sejak masih menjadi mahasiswa hingga sukses menjadi pengacara dan pelaku bisnis.

Baca Juga:  Pilkada Ngada, Anyos Wea Bisa Jadi Kuda Hitam Petahana

Bagi GUD, hidup tidak cukup kalau hanya sekedar konsep dan retorika belaka namun lebih banyak bekerja keras mewujudkan mimpi. Banyak hal telah Ia tunjukkan lewat kerja nyata saat masih menjadi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi ternama di Ibukota Jakarta maupun selama bergabung bersama Ngada Diaspora Jakarta.

GUD melihat anak muda sebagai potensi berharga, sehingga pada setiap kesempatan Ia selalu melibatkan anak muda Ngada untuk berperan aktif. Berbagai turnamen sepak bola NTT, GUD selalu menjadi manager handal yang sukses. Trofi Turnamen lokal seperti Ngada Cup, Wuamesu Cup, dan Copa Flobamora selalu menjadi milik tim GUD sehingga GUD menjadi sosok pelatih bertangan dingin. Tim sepak bola yang dibawakan selalu menempatkan anak muda Ngada berbakat menjadi ujung tombak.

Selain urusan sepak bola, GUD dikenal sebagai pribadi yang ringan tangan sehingga segala kesulitan hidup keluarga dan kerabat bahkan anak muda lainnya tertolong dengan kemurahan hati beliau.

Baca Juga:  Pilkada di Tengah Corona, Petahana Menawan Namun Rawan

Kini nama GUD kembali hangat di bicarakan di kalangan masyarakat Ngada karena GUD memberanikan diri mengambil langkah terjun ke politik. GUD semakin dilirik oleh banyak partai karena kerja politik dan elektabilitas semakin baik.

Berkat pengalamannya memimpin organisasi internal kampus sewaktu menjadi mahasiswa dan juga organisasi lokal seperti Perhimpunan Pemuda, Pelajar Ngada Jakarta (PPNJ), GUD memberanikan diri untuk menjadi Bupati Ngada jika terpilih nanti. Banyak politisi mengumbar janji manis kepada masyarakat Ngada, namun bagi GUD terjun langsung mendengar keluhan dan rintihan masyarakat adalah panggilan hati.

Ia lebih memilih turun ke kampung-kampung, bercengkrama dengan masyarakat desa sambil berbicara tentang konsepnya membangun Ngada. Tak segan-segan Ia berani memberi sedikit bantuan dari kekurangannya untuk masyarakat yang berkeluh-kesah. Hal ini Ia lakukan bukan hanya sewaktu mau menjadi calon pemimpin tetapi sejak Ia masih hidup bersama Ngada diaspora di Jakarta.

Baca Juga:  Simon Nahak: Pemimpin Butuh Perencanaan untuk Bangun Malaka

Masyarakat Ngada menginginkan perubahan seperti yang telah dilakukan oleh para pemimpin kita sebelumnya namun masyarakat juga menginginkan gebrakan baru. GUD hadir memberi konsep baru dalam berbagai bidang kehidupan di Ngada. Membangun Ngada harus memulai dari konsep yang baik. konsep yang baik mesti dikerjakan dengan kerja lapangan yang cepat, tepat dan terarah. GUD layak menjadi pemimpin Ngada jika ruang dan kesempatan diberikan oleh masyarakat Ngada.

Mari dukung GUD bukan karena GUD adalah sahabat atau keluarga, mari dukung GUD karena GUD sosok muda berpotensi. (Testimoni yang dikirimkan oleh NN)