Jejak di Malapedho

oleh -201 views
Agust G Thuru

SASTRA, suluhdesa.com – Sajak berlatarkan daerah Malapedho dan budaya lokal merupakan karya pena Agust G Thuru. Selamat membaca. Salam.

Di Malapedho ada debur napas
Menyusup pada gulungan angin laut
Debur ombak mencumbu Watu Ne Saja
Batu hitam menopang langit
Dan butir-butir pasir putih
Menulis jejak gadis pencari kima (kerang laut)
Malu-malu mencuri kerling mata
Di saat laut surut senja

Gadis kecil merunduk di buih putih
Pada derai ombak bibir pantai
Mebiarkan rambutnya beterbangan
Ia bercumbu dengan laut senja
Membiarkan tubuhnya dililit angin sepoi
Dan ditakar mata perjaka
Yang sedang jatuh cinta

Baca Juga:  Salib Ini Bukan Punyamu

Senja di Malapedho merangkul hening
Telapak kaki anak dara
Merayap pada jalan berdebu
Melukis wajahnya yang tulus
Entahkah jiwanya melayang-layang
Ketika busur sang pangeran
Melesatkan anak panahnya
Membisik kata jiwa: Ja’o mora nee Gau*)
Ah, ini jejak yang lama tertinggal
Sebab waktu Tak pernah diam di tempat.

Keterangan; *)Aku mencintaimu

DENPASAR, 20 September 2019