Bupati Malaka Petahana Mendaftar Di PDIP Untuk Pilkada 2020

oleh -786 views
Bupati malaka Stefanus Bria Seran (SBS) kembali mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati untuk Pilkada Malaka 2020 mendatang dan diterima oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Malaka, Devi Hermin Ndolu.

MALAKA, suluhdesa.com – Ribuan simpatisan pendukung Bakal Calon  (Balon) Bupati Malaka petahana Priode 2021-2025 dr. Stefanus Bria Seran.MPH, menemani mendaftar di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), pada pilkada 2020 mendatang pada Jumat (20/09/2019).

Tujuan SBS  kembali mencalonkan diri pada Pilkada Malaka melalui pintu koalisi PDIP,  yang pernah terjadi pada Pilkada Malaka tahun 2015 lalu

Bupati malaka Stefanus Bria Seran (SBS) ketika dijumpai media ini mengatakan, jika rakyat  kembali  Memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin pada periode kedua 2021-2025  SBS Akan Memperkokoh lagi peletakan pondasi

Contohnya, kata SBS. “kita sebelumnya membangun jalan belum selesai , kita selesaikan dan penambahan hingga tuntas. bidang kesehatan misalnya Gedung Puskesmas yang jumlahnya 10 kita akan tambah lagi menjadi 20 gedung hingga bisa memudahkan masyarakat untuk berobat,” kata SBS.

Menurutnya para dokter ahli akan ditambahkan sehingga rakyat malaka tidak perlu mencari dokter ahli keluar malaka.

Baca Juga:  Fakta Persidangan Ungkap Suap Hasto Kristiyanto, Mundur Dari Sekjen PDIP Pilihan Tepat

“Jadi pada priode kedua ini kita Mantapkan Pondasi Yang Kokoh Dan Dinamis Untuk Kesejahteraan dan kemakmuran Rakyat Malaka,” ujar SBS.

Lanjut SBS mengatakan jika ada kekurangan dalam masa kepemimpinannya di periode pertama Itu merupakan hal yang wajar. Menurutnya di dunia ini tidak ada yang sempurna Karna berbuat sesuatu itu berjalan secara bertahap. Yang kurang sempurna akan disempurnakan. Makanya seorang pemimpin itu harus berkesinambungan

Kalau ada Kandidat lain yang mengatakan dia bisa melakukan programnhya secara sempurna itu sudah jelas bohong karna di lihat dari sisi negatifnya saja.

“saya minta saudara bandingkan Malaka dengan daerah lain agar ada keterbukaan, jangan hanya melihat menggunakan mata minus saja. Pada kesempatan ini saya minta kepada putra-putri terbaik malaka yang selalu berpikir minus agar mencalonkan diri menjadi Bupati, jika terpilih dia berbuat baik sesuatu  untuk Malaka agar langsung sempurna” urai SBS.

Baca Juga:  Bupati Malaka Beri Imbauan dan Minta Masyarakat Malaka Tetap Tenang Hadapi Corona

Terpisah Ketua DPC PDIP Kabupaten Malaka, Devi Hermin Ndolu ketika dijumpai media ini menjelaskan jika pada dasarnya pihaknya mempunyai kewajiban menerima para kandidat untuk mendaftar di PDIP tetapi kepastiannya belum bisa dijawab sekarang.

“Nanti kita akan umumkan pada saatya,” jawabnya singkat.

Ketika ditanya sudah berapa calon yang mendaftar di PDIP Devi Ndolu mengatakan bahwa yang mendaftar di PDIP sudah ada 7 kandidat diantaranya, Simon Nahak (Balon Bupati), Wandelinus Taolin (Balon Wabub), Roy Tei Seran (Balon Wabup), Emanuel Bria (Balon Bupati), Wifridus Klau (Balon Bupati), Ronaldo Asury (Balon Wabup), dan Stefanus Bria Seran (Balon Bupati).

Baca Juga:  Romo Deken Malaka Disomasi Empat Wartawan

Menurut Devi, pendaftaran ini merupakan rangkaian tahapan yang harus dilalui oleh para bakal calon sebelum ditetapkan sebagai calon yang diusung PDIP. Pendaftaran bakal calon bupati dan wakil calon bupati lewat PDIP tidak dipungut biaya.

Setelah selesai masa pendaftaran tanggal 20 September, PDIP akan melakukan survey semua bakal calon yang sudah mendaftar.

Kegiatan survey bagi bakal calon dilakukan partai dan biaya survey tidak dibebankan kepada bakal calon. Hasil survey akan disampaikan secara berjenjang kepada pimpinan DPD hingga pimpinan DPP PDIP. Tahap selanjutnya, DPP yang akan memutuskan dan menetapkan bakal calon yang diusung PDIP dalam pilkada Malaka 2020. (edi/edi)