HUT ke 90 Seminari Mataloko, Wagub NTT Akan Bangun Rusunawa

oleh -602 views
Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi mengaku, kagum dan bangga bisa hadir dan mengikuti misa syukur perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 90 Seminari Santu Yohanes Berkhmans Todabelu Matoloko Kabupaten Ngada Flores.

BAJAWA, suluhdesa.com – Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi mengaku, kagum dan bangga bisa hadir dan mengikuti misa syukur perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 90 Seminari Santu Yohanes Berkhmans Todabelu Matoloko Kabupaten Ngada Flores.

Hal ini disampaikan oleh Valeri Guru Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Prov NTT kepada Media suluhdesa.com melalui siaran pers pada Minggu (15/9/19) pukul 16.00 wita yang dikirimkan via pesan Whatsapp.

“Sebelum saya membaca dan menyampaikan sambutan sebagai Wakil Gubernur (Wagub), saya mau curhat (curahan hati). Saya mengenyam pendidikan di sini dan saya mengenal arti hidup dan kehidupan dari tempat ini. Karena itu, saya hadir di sini ibarat kembali ke rumah sendiri,” ucap Wagub NTT Nae Soi, disambut tepuk tangan hadirin dan undangan.

Baca Juga:  SMPK Sto Yoseph Naikoten Kupang: Utamakan Pendidikan Karakter

Dari tempat ini, kata Wagub, dirinya mengenal apa arti dan makna kehidupan yang sesungguhnya.

“Saya mèngenal kehidupan ini dari seminari ini. Santu Yohanes Berkhmans mengajarkan agar kita selalu tersenyum, berbuat baik dan bergembiralah. Warga masyarakat NTT harus berterima kasih kepada sekolah ini karena telah menghasilkan seorang Wagub, meski saya sekolah di pinggir sekolah ini,” kata Wagub sembari menambahkan, “karena itu, terimalah saya sebagai keluarga besar di seminari ini. Karena dari tempat ini saya ditempa menjadi manusia.”

Menurut Wagub, alkisah 50 tahun lalu dirinya selalu mendorong gerobak untuk menghantar makanan baik untuk para pastor maupun untuk anak-anak seminari.

Baca Juga:  Keuskupan Denpasar Tuan Rumah Lokakarya Produksi Radio Pewartaan Katolik

“Siapa yang sangka, 50 tahun yang lalu saya dorong gerobak makan dan sekarang saya jadi Wagub? Doa para pastor dan para penjasa dari seminari ini, saya akhirnya bisa menemukan kehidupan ini,” ungkap Wagub Nae Soi terharu.

Dikatakan, sebelum sekolah negeri ada di republik ini, sekolah-sekolah yang dikelola lembaga keagamaan sudah ada.

“Seminari ini telah banyak menghasilkan orang-orang hebat; bahkan para misionaris yang ada di seluruh dunia berasal dari seminari ini. Juga ada Uskup, duta besar, wartawan kawakan dan profesi lainnya.” Tukas Wagub Nae Soi.

Baca Juga:  12 Poin Dokumen Abu Dhabi; Dokumen Persaudaraan dan Perdamaian Dunia

Kepada para seminaris yang merupakan calon imam katolik, Wagub NTT ini berpesan agar belajar dengan baik, giat dan tekun.

“Kalau anda berjuang dengan sungguh-sungguh suatu saat nanti anda pasti akan memperoleh mahkota. Mari kita antar seminari ini menuju satu abad di tahun 2029,” tandas Wagub dan berjanji tahun 2020 pihak Pemprov NTT telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR RI untuk membangun rusunawa berlantai empat.

Ikut hadir bersama Wagub, Ibu Yohana Djogo Nae Soi, Kepala Badan Keuangan Prov NTT, Zakarias Moruk, Kadis Perhubungan NTT, Isyak Nuka, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda NTT, Sipri Kelen, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Jelamu Ardu Marius, Vikjen Keuskupan Agung Ende, Romo Cyrilus Lena, Preses Seminari, Romo Gabriel Idrus serta sejumlah alumni yang datang dari berbagai tempat baik dari Jakarta, Kupang dan wilayah Flores dan sekitarnya. (fil/fil)