SMK Gelar Gebyar; Menghapus Kesan SMK di Ngada Berjalan Sendiri

oleh -785 views
Kontingan SMK disambut di lapangan sepak bola Kisaraghe selanjutnya beriringan menuju Perawea Bajawa Utara guna memulai kegiatan gebyar.

BAJAWA, suluhdesa.com – Untuk pertama kalinya, lima Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Ngada menggelar gebyar. Kegiatan yang akan dibuka Minggu (15/09/2019) itu diikuti SMKN Bajawa Utara, SMK Reformasi Wue, SMK Bangun Mandiri Soa, SMK St. Yosef Soà, dan SMK St. Agustinus Mataloko.

Gebyar SMK akan berlangsung hingga, Rabu (17/19/2019) yang dipusatkan di SMKN Bajawa Utara di Perawea. Kontingen dari lima sekolah itu sudah tiba di tempat kegiatan, Sabtu (14/09/2019). 

Sebelumnya, kontingen tuan rumah menyambut empat kontingen lainnya dengan parade motor dan mobil mulai dari lapangan SDI Kisaraghe, Bajawa Utara. Setelah disambut masing-masing kontingen menuju penginapan di rumah-rumah warga.

Baca Juga:  Mayat Yang Terlantar

Ketua Panitia Gebyar, Bernadus Dua Doo, S.Ag, mengatakan,  gebyar SMK se-Kabupaten Ngada menjadi ajang untuk membina persaudaraan dan mengembangkan minat dan bakat serta kompetensi siswanya. Karena itu momen gebyar dinilai strategi baik untuk pengembangan diri siswa, juga dalam rangka membina kerja sama saling menguntungkan antara sesama lembaga pendidikan kejuruan.

Kegiatan gebyar yang baru digelar pertama ini, kata Bernadus di sela-sela penyambutan kontingen, juga setidaknya menghapus kesan selama ini bahwa lembaga SMK yang ada di kabupaten Ngada berjalan sendiri-sendiri. 

Baca Juga:  Satu Abad SDK Inerie-Malapedho (3); Jejak Sekolah Rakyat Maghilewa

Selama gebyar akan diselenggatakan gelar seni seperti vokal grup, solo vokal, Jai kreasi. Sementara kegiatan olahraga yang akan dilaksanakan yaitu sepak bola putra dan putri serta bola voli juga putra dan putri.

Melalui kegiatan olahraga, seni dan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) menjadi momen strategis membina keakraban dan membagi pengalaman serta meningkatkan skill dan kompetensi siswa dari masing-masing lembaga SMK.

Sementara, menurut Kepala SMKN Bajawa Utara, Drs. Petrus Pati, kegiatan gebyar yang melibatkan SMK di Ngada ini baru pertama kali diselenggarakan.

Baca Juga:  Wisatawan Asal Perancis dan Swiss Belajar Menganyam Di Kurubhoko

“Untuk kali ini sebenarnya diikuti enam SMK tapi SMK Riung sedang ada kegiatan lain jadi belum bisa ikut. Diharapkan gebyar SMK memberi manfaat dalam meningkatkan kerja sama di antara sekolah kejuruan,” katanya.

Gebyar SMK se-Kabupaten Ngada akan dibuka oleh Camat Bajawa Utara, Yohanes Ndai, Minggu pagi ini (15/09/2019) setelah dibuka dengan misa kudus di Perawea, Bajawa Utara. (Emanuel Djomba/Eman)