Merindu Rahim Maghilewa

oleh -295 views
Kampung Maghilewa yang terletak di kaki Gunung Inerie, Ngada

SASTRA, suluhdesa.com – Puisi ini adalah kiriman dari Agust G Thuru. Untuk para penikmat sastra silakan membuat kritikan sastra terhadap puisi ini. Puisi yang ditulis oleh Agust G Thuru berlatarkan budaya Kampung Maghilewa yang berada di kaki gunung Inerie. Sebua kampung tradisional yang telah berdiri ratusan tahun. Selamat menikmati. (Redaksi)

Jika aku pernah diam di rahim ibu
Aku merasa selamanya ada di sana
Meski Ibu memisahkan aku
Untuk diam di rahim leluhur
Merasakan hangat kehidupan
Dengan segala suka dan duka

Ibu memperkenalkan aku
Dengan rahim warisan leluhur
Yang nenek moyangku telah merawat
Pada segala perjalanan waktu
Menanamkan kebajikan dan kesetiaan
Agar merawat rahim leluhur apa adanya

Baca Juga:  RIP Habibie; Pengabdianmu Paripurna

Rahim leluhur adalah kampungku
Dalam sebuah nama besar
Yang ditoreh dengan darah korban
Menulis di lubuk hati anak cucu
Agar pada setiap tapak sejarah
Kami terus menyebut: Maghilewa!

Pada rahim leluhurku
Aku merindu Maghilewa
Menikmati tabha *) daun kelor
Dan malam bulan terang
Menerpa batu- batu megalith
Mungkin saat itu aku bisa memandang
Ibu yang sedang memintal benang
Ah, aku merindu rahim Maghilewa

Baca Juga:  HUT ke 90 Seminari Mataloko, Wagub NTT Akan Bangun Rusunawa

*) Makanan khas Bajawa yang dimasak dari beras jagung dan daun kelor

DENPASAR, 13 September 2019