PERADI Adakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat Bekerja Sama Dengan FH Undana

oleh -547 views
Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) akan melakukan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Kegiatan ini dilakukan atas kerja sama dengan Fakultas Hukum (FH) Undana-Kupang.

KUPANG, suluhdesa.com – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) akan melakukan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Kegiatan ini dilakukan atas kerja sama dengan Fakultas Hukum (FH) Undana-Kupang.

Hal ini disampaikan oleh Dekan FH Undana, Yorhan Yohanis Nome, SH, MH, dalam konferensi pers pada Senin, (09/09/2019) bertempat di Cafe Infinity-Kupang.

Yorhan mengucapkan limpah terima kasih kepada PERADI yang telah mempercayai FH-Undana, untuk melakukan kegiatan ini.

“Kurikulum PKPA telah dirumuskan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Sementara itu rancangan meterinya dialokasikan 60% bersifat praktik dan 40% adalah teori. Untuk pengajarnya sendiri akan diambil dari pengajar FH-Undana Kupang dan juga para praktisi : Advokat, Notaris, dan dari lembaga-lembaga penegak hukum. Semua ini dilakukan dengan tujuan agar selepas mengikuti PKPA dapat menghasilkan Advokat Profesional sesuai dengn kebutuhan pasar,” kata Yorhan Nome.

Baca Juga:  Akan Diadakan Parade Budaya Sebelum Pembukaan Pesparani Tingkat Provinsi NTT

Dirinya juga mengatakan bahwa ada beberapa meteri tambahan diantaranya adalah  melatih peserta untuk mengenal pengadilan yang nanti akan menjadi tempat praktik, melatih keahlian menulis, dan juga melatih kemampuan berkomunikasi perserta.

“Ramuan materi ini agak berbeda dengan PKPA lainnya di Indonesia,” ujarnya. 

Sementara itu koordinator wilayah PERADI Bali Nusra, Lorensius Mega Man, SH menyambut baik kegiatan ini.

Baca Juga:  Pendidikan Seks Anak, Upaya Melawan Predator

“Korwil mengharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan juga menghasilkan lulusan yang baik pula. Kami juga akan melakukan pengawasan sebagai bagian dari perhatian kami,” ungkap Lorensius.

Senada dengan itu,  ketua DPC PERADI Kota Kupang, Philipus Fernandez, SH menjelaskan bahwa Korwil dan DPC akan melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini.

Kegiatan PKPA ini merupakan kegiatan terakhir karena setelahnya akan diberlakukan Permenristekdikti no 5 tahun 2019 dimana PKPA dilakukan dalam jangka waktu 2 semester atau selama 1 tahun.

Baca Juga:  Sengketa dengan BPN Kota Kupang, Sofia Tomboy Miliki Bukti Hak Atas Tanah

Berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan PKPA ini sendiri, ketua panitia Husni Kusuma Dinata, SH, MH, mengungkapkan bahwa  saat sekarang  masih membuka pendaftaran yang dimulai sejak 29 Agustus sampai 20 September 2019.

Kegiatannya dalam perencanaan akan dilakukan pada awal bulan Oktober 2019 mendatang dan ujian profesi advokat (UPA) dilakukan pada bulan Desember 2019. (yohan pulang/yohan)