Hai Pemimpin, Jadikan Ngada Lebih Baik

oleh -368 views
Ilustrasi foto milik www.kaskus.co.id

BUDAYA, suluhdesa.com – Tulisan ini adalah kiriman dari Kasimirus Dhey yang berharap agar para calon pemimpin yang akan bertarung dalam Pilkada Kabupaten Ngada tahun 2020, harus sungguh-sungguh membuat program pro rakyat. Salam.

Wi Sadho Gedha, Bodha Ne’e Go Moku Medha (mau mencapai puncak atau titik yg ingin dicapai, harus dengan duduk bersama)

Apa kabar ? wahai insan pengabdi
kalian hadir meyakini rakyat kecil, dengan kapabilitas diri
Bukan meninabobokan rakyat dengan manisnya janji yang akankah terealisasi
ketika kursi nomor satu kalian duduki

Baca Juga:  Terbaru, Ada 301 ODP Covid-19 di Provinsi NTT

Kontestasi lima tahunan yg akrab disebut Pilkada akan segera dimulai
lewat belusukan promosikan diri
Kalian hadir jangan hanya sepintas lalu pergi
Dan meninggalkan banyak ekspetasi

Batu, pasir, Kostum dan bola kaki
Bukan solusi
Untuk menjadikan masyarakat lebih mandiri
Berikan inovasi agar rakyat Mampu berkreasi mngikuti derasnya arus globalisasi
Dan seharusnya tingkatkan SDM, biar rakyat siap hadapi kerasnya moderenisasi agar kalian tak nampak seolah menebar sensasi

Baca Juga:  Nilai Tukar Petani (NTP) Oktober 2019 sebesar 107,12

Hendaknya mampu menjadi sosok yang menginspirasi
Menjadikan Ngada diberbagai bidang punya daya saing dalam berkompetisi
Menjadikan masyarakatnya punya orientasi mencapai taraf hidup lebih baik, sehingga tak hanya sekedar mimpi

Jadi pemimpin yg mau merangkul dari berbagai sisi
Jauhkan politik kepntingan yang hanya fokus pada relasi.
Jangan jadikan Muda Mudi yg berlebel organisasi
Sebagai alat untuk saling menjatuhkan sesama elit, demi dapatkan kursi.

Baca Juga:  BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka NTT Sebesar 3,35 Persen

Bukankah Demonstrasi adalah suara keresahan, yg kini sepertinya sudah jadi opsi untuk ditunggangi.
Jangan Ajari kaum muda untuk saling membenci demi tahta, tetapi jadikanlah mereka mampu melihat suara rakyat yg curangi

Hilangkan korupsi, kolusi, nepotisme hingga rakyat bisa bersimpati.
Jadikan diri progresif, hingga retorika mampu terealisasi
Bukan sekedar pemanis saat kampanye, lalu, dan lagi-lagi rakyat yg di bohongi.

wassalam. Ayo, seruput Kopi lagi.