Djafar; Problem Utama di Ende Adalah Mentalitas Masyarakat

oleh -1.380 views
Bupati Ende Drs. H. Djafar H. Achmad, M.M

KUPANG, suluhdesa.com -Setelah dilantik sebagai Bupati Ende pada Minggu (8/9/19)  di Aula Kantor Gubernur NTT, Bupati Ende Drs. H. Djafar H. Achmad, M.M menguraikan langkah pertamanya memimpin Ende di periode 5 tahun ke depan.

Di Seratus Hari Pertama sebagai Bupati Ende yang akan ia lakukan ialah melanjutkan program Marselinus-Djafar yang sudah dirancang bersama di awal untuk pembangunan masyarakat Ende lima tahun ke depan. Terutama program kesehatan dan pendidikan serta ekonomi. Termasuk di dalamnya pengembangan program parawisata dari Gubernur NTT. Jelas sang mantan Wakil Bupati Ende 5 bulan itu ketika ditemui awak media di Ballroom Hotel New Aston Kupang pukul 16.30 wita kemarin.

Menurutnya tentu dalam mengeksekusi semua rencana dan strategi pembangunan yang telah dirancang, ia membutuhkan seorang Wakil Bupati untuk berbagi tugas dan tanggungjawab menjalankan program-program pembangunan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Kota Kupang Tingkat Pengangguran Terbuka Tertinggi di NTT

Ia menegaskan strateginya ialah memperkuat posisi Sekda dan Asisten serta staf ahli walau ini tidak ada dalam nomenklatur pemerintahan.

Soal kriteria figur Wakil Bupati yang akan mendampinginya, ia enggan menyebutkan atau merekomendasikan siapa orang yang ia mau.

“Salah memilih orang ya bermasalah. Kita menunggu siapa saja yang dipilih dan ditentukan ya kita terima  saja.” imbuhnya.

Baca Juga:  Fakta Persidangan Ungkap Suap Hasto Kristiyanto, Mundur Dari Sekjen PDIP Pilihan Tepat

Bagi Djafar, yang penting orangnya harus punya visi dan misi yang sama dengan dia dan Almarhum  Marselinus Petu, S.Sos.

Visi Marsel-Djafar ialah membangun dari desa guna menciptakan masyarakat mandiri, sehat dan sejahtera. Siapa pun dia entah birokrat atau politisi yang penting luwes dan bisa menyesuaikan diri dengan lingkugan pemenrintah. Komunikasi sebagai sifat dari sebuah kemitraan, proaktif datangi Dewan dan Partai untuk mengusulkan nama calon Wakil Bupati.

Baca Juga:  Tidak Perlu Takut Dengan Virus Corona, Yakinlah ODP dan PDP di NTT Pasti Sembuh

Pogram utama Djafar: kolaborasi dengan semua orang terutama pengusaha, menciptakan lapangan kerja karena Ende itu termasuk penghasil produk komoditi kopi.

“Saya bermimpi produk kita ini tidak lagi dikirim lewat Surabaya tetapi langsung ke Cina.

Sedangkan untuk pariwisata, strategi agar  masyarakat  diuntungkan dari program parawisata ialah penekanan agrowisata di desa-desa spot parawisata. Misalnya pengembangan desa berkuda untuk menarik pengunjung atau wisatawan.” ujarnya.

Dalam kaitan dengan ini problem utama di Ende ialah mentalitas masyarakat. Layaknya kata Jokowi, yang perlu dilakukan hari ini ialah revolusi mental masyarakat seluruhnya mulai dari masyarakat biasa hingga birokrat dan pengusaha agar pembangunan berjalan baik dan masyarakatnya juga baik dan sejahtera. (olla/olla)