Bupati Nagekeo Ajak Orang Tua Berikan Hadiah Buku kepada Anak

oleh -547 views
Bupati Don, dosen dan mahasiswa KKN Unflor Ende di rumah baca desa Ngegedhawe,Aesesa Kabupaten Nagekeo (Foto Istimewa)

MBAY, suluhdesa.com – Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, mengajak masyarakat dan orang tua untuk mendukung peningkatan sektor pendidikan dan gerakan literasi dengan memberikan hadiah berupa buku kepada anak.

Menurut Bupati Don, dengan semangat literasi, anak-anak menjadi cerdas dan membiasakan diri dengan membaca buku.

“Buku itu sangat penting. Jika orang tua memberikan hadiah kepada anak, hendaknya memberikan buku, karena itu untuk masa depan anak-anak,” ajak Bupati Don saat bersama Dosen dan mahasiswa KKN Unflor Ende mengunjungi Rumah Baca Desa Ngegedhawe, Kecamatan Aesesa, Jumat (6/9/19).

Bupati yang dikenal merakyat dan sering blusukan ini mengapresiasi kehadiran para mahasiswa Unflor Ende di Kabupaten Nagekeo yang turut mendukung penguatan gerakan literasi desa saat menjalani masa KKN mereka di Nagekeo.

Baca Juga:  Kunjungi SDK Ruto Dan SDK Nunupada, Arnoldus Wea Bagikan Tas Sekolah Gratis

“Kehadiran mereka (mahasiswa KKN, red) untuk membangkitkan semangat kita. Mari kita mulai. Perubahan itu mulai dari hal-hal yang kecil. Dengan membaca, banyak hal yang kita ketahui. Mari mulai dengan memberi hadiah buku kepada anak. Dengan demikian, ini menjadi pendukung utama gerakan literasi desa Ngegedhawe,” ajak Bupati Don.

Diketahui, Rumah Baca Desa Ngegedhawe tersebut digagas oleh mahasiswa-mahasiswi yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ngegedhawe, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Bupati Don kembali mengajak agar orang tua agar memberikan contoh yang baik kepada anak-anak dan mendukung pendidikan anak sebagai investasi masa depan mereka.

Tak lupa, Bupati Don menyampaikan terima kasih kepada lembaga Unflor Ende yang telah berbagi ilmu dan pengalaman bersama masyarakat, terutama menggagas dan mendukung gerakan literasi yang gencar dilakukan pada masa pemerintahannya.

Baca Juga:  IAD NTT Gelar Lomba Menulis Bijak Bermedia Sosial di Era Digital

“Terima kasih kepada Lembaga Unflor, para dosen dan mahasiswa-mahasiswi yang sudah mengunjungi tempat kami, bersama-sama mendukung penguatan pendidikan melalui gerakan literasi, serta memotivasi kami untuk berani mulai dari hal-hal kecil,” kesan Bupati Don.

Sementara Kim Seke selaku tokoh muda Nagekeo yang juga penggagas Rumah Baca ‘Ngai Ndaya’ Watuapi, kepada Media suluhdesa.com mengakui bahwa gerakan literasi di Nagekeo menjadi spirit baru pemerintahan Bupati Don dalam mendukung masa depan pendidikan anak-anak.

“Salah satu gagasan besar yang dilakukan yakni dengan menggelar Festival Literasi Nagekeo. Ini terobosan baru yang sangat edukatif. Terobosan ini perlu didukung dengan penguatan Rumah/Taman Baca di setiap desa maupun sekolah. Ini harus menjadi gerakan bersama,” kata Kim.

Baca Juga:  Wagub Apresiasi Kepedulian Astra terhadap Pendidikan di NTT

Aktivis PMKRI ini berharap agar gerakan Literasi di Kabupaten Nagekeo terus didorong dan didukung oleh pemerintah mulai dari tingkat desa, juga dukungan segenap stakeholders yang peduli dengan pendidikan Nagekeo.

“Ini soal komitmen bersama dalam menanamkan investasi jangka panjang guna mendukung masa depan pendidikan anak-anak Nagekeo untuk berprestasi, bersaing dan unggul dengan daerah lain. Kita punya potensi generasi yang perlu dioptimalkan ke depan. Literasi harus menjadi salah satu spirit gerakan dalam meningkatkan kualitad pendidikan di kabupaten Nagekeo,” tandas Kim. (vrg/vrg)