Kawasan Translok Di Kapitan Meo Kecamatan Laenmanen Memenuhi Standar

oleh -497 views
Bupati Kabupaten Malaka.dr Stefanus Bria Seran, MPH.

MALAKA, suluhdesa.com – Kawasan Pemukiman Transmigrasi(Tarnslok) Lokal Kapitanmeo di Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT memenuhi standar-standar yang dibutuhkan untuk membuka kawasan permukiman baru.

Hal itu diungkapkan Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH ketika berkunjung ke Kawasan Pemukiman Transmigrasi tersebut, Rabu (04/09/2019).

Ketika tiba di kawasan itu, Bupati Malaka langsung menanyakan beberapa hal kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Malaka, Camat Laenmanen dan Kepala Desa Kapitanmeo.

“Apa mata pencaharian masyarakat yang akan tinggal di kawasan ini? Kalau mereka petani, dimana mereka bisa berladang?”, tanya Bupati Stef.

Pertanyaan Stef Bria Seran pun dijawab bahwa masyarakat yang akan menempati kawasan tersebut adalah masyarakat Desa Kapitanmeo sendiri sehingga sudah memiliki lahan pertanian di sekitar kawasan translok.

Baca Juga:  Empat WNA Ilegal Asal Tiles Dideportasi, Kapolres Malaka Bantu Antar

Bupati Stef Bira seran lalu bertanya tentang sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak dan dijawab bahwa di kawasan tersebut sudah ada SDI Wehae, yang berjarak kurang dari 1 Kilo Meter dari rumah terjauh di kawasan tersebut.

Sedangkan untuk Fasilitas Kesehatan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), Vinsensius Babu menjelaskan jikalau di sekitar kawasan tersebut sudah ada Polindes yang bisa dijangkau dengan berjalan kaki.

Bupati Malaka bersama rombongan meninjau sumber air di Kapitanmeo

Ketika Bupati Malaka bertanya tentang air bersih, Kepala Dinas Nakertrans menjelaskan bahwa di atas bukit terdapat Sumber air yang rencananya akan dialirkan ke pemukiman sekaligus disambung ke tiap rumah.

Baca Juga:  Tersangka Korupsi di Malaka, Kemana Arah Perjuangan Mahasiswa?

“Kalau untuk penerangan, untuk sementara disiapkan Solar Sehen di masing-masing rumah. Sedangkan untuk jalan, tahun ini baru pengerasan. Tetapi sudah kita usulkan untuk bisa dilapen”, jelas Vinsen.

Mendengar penjelasan tersebut, Bupati Malaka mengungkapkan, kawasan tersebut layak untuk menjadi kawasan pemukiman karena memenuhi beberapa standar tersebut.

“Biasanya yang dibutuhkan masyarakat di suatu kawasan pemukiman adalah pendidikan, kesehatan, air bersih, jalan raya, penerangan dan lahan untuk mata pencaharian. Karena semua itu disediakan di sini maka kawasan ini layak”, tandas Bupati Stef.

Dalam tatap muka dengan masyarakat, Bupati Stef mengingatkan masyarakat yang menerima manfaat pembangunan kawasan pemukiman tersebut agar memanfaatkan fasilitas yang didapat sebaik-baiknya.

Baca Juga:  Pembangunan Puskesmas Sarina Berstandar Nasional, Bupati Malaka Kagum

“Pemerintah Pusat percaya kita di daerah karena Komitmen. Komitmen itu apa? Kalau sudah dibangunkan rumah, rumah tersebut harus digunakan. Beri perhatian, misalnya kalau masih ada yang kurang supaya digenapkan”, pesan Bupati Stef tegas.

Kunjungan Kerja Bupati Malaka Dalam Rangka Pemantauan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Lokal di Desa Kapitanmeo tersebut didampingi Staf Ahli Bupati Malaka, Tiga Asisten Setda Malaka, Pimpinan Perangkat Daerah dan staf, serta anggota DPRD Malaka.

Di Kawasan Translok Kapitanmeo, Bupati Malaka dan rombongan disambut Camat Laenmanen dan para Kepala Desa di Wilayah Kecamatan Laenmanen dan Masyarakat Kapitanmeo serta Tokoh Adat, Tokoh Agama dan TNI – Polri. (edi/heri)