BNN Kabupaten Belu Ajak Para Guru Berantas Narkoba

oleh -290 views
Foto bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belu saat mengadakan Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba

BELU, suluhdesa.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belu mengadakan Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba. Kegiatan ini dibuat dalam rangka Pelaksanaan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Atambua, Kabupaten Belu, Perbatasan Negara Indonesia – Timor Leste.

Bimbingan teknis penggiat anti narkoba ini terjadi di Hotel Permata Atambua dan melibatkan seluruh instansi pendidikan yang berada di Kabupaten Belu.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Belu Marsianus Loe Mau, SH. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan lingkungan kerja bebas dan bersih tanpa narkoba. Selain itu juga, sebagai upaya yang dilakukan pihak BNN Kabupaten Belu untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kebijakan di dunia pendidikan untuk peduli dan sama – sama mengintegrasikan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Belu.

Baca Juga:  Satgas Pamtas RI-RDTL Purna Tugas

Demikian disampaikan Kepala BNN Belu, Apolonario Da Silva, SH  ketika menyampaikan arahan pada bimtek Penggiat Anti Narkoba bagi instansi pendidikan, Jumad (30/08/2019).

“Kehadiran Bapak – Ibu  guru yang bekerja di instansi pendidikan ini diharapkan dapat membantu kami untuk menyuarakan, menginformasikan akan pentingnya program P4GN dan untuk mengatasi peredaran narkoba, bukan saja tanggung jawab dari BNN namun akan menjadi tanggung jawab kita semua baik itu Pemerintah, swasta, masyarakat maupun dunia pendidikan untuk melakukan pemberantasan terhadap peredaran gelap narkoba,” tegas Apolo.

Pria yang akrab dipanggil Apolo menyebutkan, terkait dengan peredaran Narkoba di Kabupaten Belu hal yang paling rawan ditemui adalah bukan soal pengguna narkobanya tetapi kurir atau pengantar barang yang masih menjadi persoalan. Hal ini karena pemahaman yang sempit dan faktor kebutuhan ekonominya. Ia menambahkan melalui Bimtek ini seluruh peserta bisa menginformasikan kepada masyarakat untuk berhati – hati terhadap narkoba karena Pemerintah Kabupaten Belu melalui BNNK Belu akan bertindak tegas terhadap hal ini.

Baca Juga:  Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Lakukan KKN Di Desa Sumber Ketempa

“Apa yang diperoleh pada bimtek ini, seluruh peserta bisa menginformasikan lebih lanjut kepada para guru, murid dan siapa saja, di mana saja dan kapan saja tentang narkoba tersebut karena kami di BNN akan selalu gencar dan gila untuk perang terhadap barang haram ini. Narkoba, hukumannya berat, aturannya hukuman seumur hidup, bahkan hukuman mati,” tandas Apolo.

Peran dan upaya BNN sebagai instansi vertikal yang bergerak di bidang P4GN tetap terus dilakukan dan ditingkatkan sesuai perkembangan yang terjadi di lingkungan masyarakat sehingga harapannya semua elemen termasuk sekolah sebagai institusi pendidikan harus sama-sama bahu-membahu  untuk  terlibat aktif sesuai caranya masing–masing demi mewujudkan program P4GN agar bisa berhasil.

Baca Juga:  Wagub Apresiasi Kepedulian Astra terhadap Pendidikan di NTT

Selain itu, Kepala Dinas P dan K Kabupaten Belu Marsianus loe Mau, SH juga menambahkan beberapa poin berkaitan dengan penting sekolah sebagai lembaga pendidikan formal untuk turut membantu pemerintah dalam rangkah menolak narkoba demi menciptakan situasi kondusif di kabupaten Belu untuk mewujudkan cita-cita bangsa yakni melahirkan generasi yang cerdas dan beradab.

“Masalah narkoba adalah masalah kita bersama, bukan masalah BNN saja. Untuk itu sekolah harus juga menaru peduli terhadap persoalan ini. Kita harus bersama-sama mengatakan tidak terhadap narkoba karena jika hal ini dibiarkan berarti kita juga ikut mengatakan tidak pada generasi yang cerdas dan beradab dimasa mendatang” kata Marsianus.   

Di akhir bimtek ini, Kepala BNNK Belu juga menghimbau kepada seluruh peserta yang hadir agar jika ada yang mengetahui adanya  peredaran gelap narkoba dan penyalahgunaan narkoba yang terjadi di masyarakat dapat langsung menghubungi BNNK Belu. ( angelomest lejap /jello)