DPMD Provinsi NTT Gelar Rapat Koordinasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

oleh -184 views

KUPANG, suluhdesa.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Nusa Tenggara Timur, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3MD) di Hotel Kristal Senin (26/8/2019).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Nusa Tenggara Timur Sinun Petrus Manuk mengatakan  Rapat Koordinasi Satuan Kerja Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) tersebut  untuk mengevaluasi, merumuskan dan menyamakan persepsi dalam pemahaman, pembinaan serta fasilitasi pemerintah desa serta melibatkan pihak luar seperti : Kepolisian Daerah, Kejaksaan, dan BPKP.

“Rakor ini dilakukan untuk menganalisa serta evaluasi atas pelaksanaan penyaluran dan penggunaan dana desa. Serta merumuskan langkah-langkah pemecahan masalah yang timbul selama pelaksanaan penyaluran dan penggunaan dana desa,” jelas Sinun Petrus Manuk

Baca Juga:  Bulan Mei 2020 Provinsi NTT Mengalami Inflasi 0,12 Persen

Sinun Petrus Manuk mengharapkan terjadinya jalinan komunikasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, maupun konsultan pendamping wilayah provinsi dengan pendamping ahli di kabupaten dapat berjalan dengan baik.

Rakor ini dihadiri oleh Sekda Provinsi NTT, Ir. Benediktus Polomaing  bersama perwakilan dari Kemendes RI,  Kepala OPD terkait, Dinas PMD Kota dan Kabupaten, unsur Forkompinda Provinsi serta para kepala desa, tenaga ahli, pendamping desa, serta pendamping lokal desa.

“Kegiatan ini untuk melakukan analisa dan evaluasi atas pelaksanaan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa serta tindak lanjut untuk pegangan ke depannya nanti. Untuk diketahui sebelumnya dana desa lebih diutamakan kepada pembangunan infrastruktur tetapi tahun 2020 kita tunda prosentase pembangunan infrastruktur dan naikan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” urai Sinun.

Baca Juga:  247 KK di Desa Lakekun Utara Terima BST dan BLT, Kades: Jangan Judi

Dalam kesempatan itu, Sekda Provinsi NTT Ben Polomaing menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini yang merupakan salah satu evaluasi dalam rangka pelaksanaan P3MD, agar pengelolaan pembangunan di desa dapat lebih baik dan hasilnya terukur.

Dirinya mengharapkan, melalui rapat ini dapat meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan P3MD secara kuantitatif dan kualitatif, sehingga perlu dilakukan peningkatan koordinasi lebih intensif lintas sektoral secara komprehensif serta multidimensional.

“Peningkatan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan program secara transparan dan akuntabel serta berperan aktif dalam melakukan pemberdayaan masyarakat lewat inovasi-inovasi yang ada di desa,” tutur Polomaing sekaligus membuka secara resmi Rakor tersebut.

Baca Juga:  Pasien 01 Covid-19 Sembuh, NTT Kembali Jadi Jalur Hijau

Atas hal itu, kata Polomaing lagi, hendaknya  penyelenggaraan Rakor Progran P3MD ini harus  dibuat analisa, kajian untuk melakukan sesuatu tidak ikut ramai.  Polomaing menjelaskan jika dengan kemajuan tekhnologi kita  mendorong perekonomian di NTT. Tugas pendamping   harus memberi signal atau deteksi dini dana desa sehingga dimanfaatkan dengan baik.

“Termasuk para pelaku pembangunan di semua tingkatan, yang nantinya menjadi dasar pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, yang saat ini sedang menyusun perencanaan program di tahun yang akan datang,” pungkas Polomaing.

Rapat koordinasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat desa tingkat Provinsi NTT dilaksanakan selama empat hari, dari Minggu 25—Rabu 28 Agustus 2019. (vrg/vrg)