Kurangnya Kesadaran Kesehatan di Desa Tarogong

oleh -178 views
kesehatan-desa-Tarogong
Ilustrasi (Foto: kabarpriangan.co.id)

SULUHDESA.COM – Hingga saat ini tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan di Desa Tarogong masih terhitung rendah. Padahal pemerintahan desa telah melakukan berbagai upaya untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat melalui berbagi program. Menurut Deni, wilayah Desa Tarogong termasuk kawasan titik rawan bencana alam, terutama banjir. Hal ini tak terlepas degan perilaku masyarakat yang erat kaitannya dengan PHBS. “Masih banyaknya warga masyarakat yang tidak sadar tentang PHBS dengan membuang sampah seenaknya ke selokan atau sungai, menyebabkan saluran air tersumbat. Ini tentu sangat rawan menimbulkan bencana banjir yang selama ini memang cukup sering terjadi di daerah kita,” katanya. Selain buang sampah sembarangan, tambah Deni, di daerahnya juga masih ada warga yang membuang limbah kotoran ke kolam atau selokan. Hal ini tentu berpengaruh terhadap kebersihan dan kesehatan di Desa Tarogong.

Baca Juga:  Remaja Putri Menstruasi di Sekolah, Para Guru Diimbau Siapkan Toilet yang Nyaman

Dalam waktu dekat Desa Tarogong akan mendeklarasikan program ODF (Open Defecation Free) dimana kondisi setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Deklarasi dilaksanakan dalam rangka meningkatkan PHBS sekaligus dalam rangka menunjang program Kabupaten Garut tentang bebas buang air besar sembarangan. Antisipasi lain yang akan dilakukan untuk kesehatan di Desa Tarogong adalah dengan membentuk bank sampah yang akan dikelola Bumdes Desa Tarogong. Dengan bersumber dari anggaran desa, saat ini telah disiapkan pernyataan modal untuk Bumdes tersebut.