Jajanan Sueg, Kuliner di Desa Penglipuran, Bangli

oleh -759 views
Jajanan Sueg
Jajanan Sueg, Kuliner di Desa Penglipuran, Bangli (Foto : Tribunnews.com)

SULUHDESA.COM – Makanan berbahan umbi yang selalu identik dengan makanan desa ini sudah tak asing lagi. Biasanya disajikan dalam bentuk peneman kopi atau teh. Namun ada lagi makanan khas pedesaan yang jarang dikonsumsi oleh kebanyakan orang. Dari berbagai jenis umbi, ada salah satu jenis umbi yang jarang dikonsumsi. Untuk bisa dikonsumsi sebagai kudapan, dibutuhkan keahlian khusus untuk mengolahnya, sehingga layak menjadi jajanan khas Bali. Nama tanaman ini adalah Sueg, di mana umbinya bisa diolah menjadi kuliner di Desa Penglipuran dan tidak kalah lezat dengan umbi jenis yang lumrah diolah sebagai panganan. Jenis umbi satu ini memang berbeda dengan umbi jenis lainnya. Tidak semua jenis umbi Sueg bisa dikonsumsi, bahkan malahan ada yang beracun. Jenis jajanan kuliner di Desa Penglipuran ini pun hanya bisa kita peroleh dalam setahun sekali di setiap musimnya.

Baca Juga:  Leko Ena, Wisata Pantai Selatan Aimere-Inerie yang Indah

Ni Wayan Puspawati merupakan perempuan Penglipuran yang belum lama ditemui dengan berkeliling memasuki rumah-rumah tetangganya. Ia bersama anak lelakinya memproses umbi Sueg ini. Ketika ditemui belum lama ini, ia baru saja beranjak dari pintu rumah bergegas di bawah rintik hujan. Ia menempati rumah di kawasan Desa Wisata Penglipuran, tidak jauh dari Karang Memadu di deretan paling selatan. Dari sini ia menjajakan kuliner di Desa Penglipuran ini dari rumah ke rumah, seolah sudah akrab dengan para pembelinya. Wisatawan yang kebetulan berkunjung pun dibuat penasaran, dan bahkan turut mencicipinya. Dalam satu nampan, Ni Wayan Puspawati menata rapi jajanannya yang masih hangat, memiliki ciri khas berupa taburan parutan kelapa di permukaan kue tersebut.